Atalanta vs Udinese 2-2, Brace Scamacca jadi Penyelamat. Gambar: Instagram/@atalantabc
Gianluca Scamacca menjadi penyelamat Atalanta dalam laga lanjutan Serie A melawan Udinese yang berlangsung di New Balance Arena, Bergamo, pada Minggu (8/3) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2 tersebut, Scamacca mencetak dua gol melalui sundulan hanya dalam waktu lima menit, usai Atalanta tertinggal lebih dulu oleh gol Thomas Kristensen dan Keinan Davis.
Pertandingan ini berlangsung di tengah jadwal padat yang dijalani Atalanta, yang masih berlaga di tiga kompetisi sekaligus—Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.
Meski tampil dominan dalam penguasaan bola, Atalanta sempat tertinggal 0-2 hingga menit ke-65.
Performa Scamacca menjadi kunci kebangkitan tim asuhan Raffaele Palladino, yang sebelumnya juga menahan imbang Lazio 2-2 di semifinal Coppa Italia dan tengah bersiap menghadapi Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions.
Udinese sempat menguasai pertandingan dengan memanfaatkan kondisi fisik Atalanta yang kelelahan.
Dua gol dicetak oleh Kristensen dan Davis, masing-masing pada babak pertama dan menit ke-60 babak kedua.
Namun, perubahan taktik ke formasi 4-4-2 oleh Palladino mengubah jalannya laga dan memungkinkan Scamacca mencetak dua gol penyeimbang.
Udinese Tampil Dominan
Udinese membuka keunggulan terlebih dahulu melalui skema bola mati.
Berawal dari sepak pojok Nicolò Zaniolo, Thomas Kristensen berhasil melepaskan diri dari kawalan Odilon Kossounou dan menyundul bola ke gawang Atalanta.
Gol tersebut tercipta di babak pertama dan membawa Udinese unggul 1-0 hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Gianluca Scamacca nyaris menyamakan kedudukan lewat tembakan dari luar kotak penalti yang hanya membentur tiang gawang.
Namun, justru Udinese menggandakan keunggulan pada menit ke-60 melalui Keinan Davis.
Dalam situasi kemelut di depan gawang, Davis sukses melewati hadangan Sead Kolasinac dan melepaskan tembakan melengkung yang menaklukkan Marco Carnesecchi.
Menanggapi kondisi tertinggal dua gol, pelatih Atalanta Raffaele Palladino mengubah formasi menjadi 4-4-2.
Perubahan ini membuahkan hasil cepat. Nicola Zalewski mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan Scamacca dari jarak dekat untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Lima menit berselang, kiper Udinese Maduka Okoye melakukan kesalahan saat mencoba membuang bola di bawah tekanan.
Bola berhasil direbut, dan meskipun tembakan Lazar Samardzic sempat ditepis, bola muntah langsung disundul kembali oleh Scamacca untuk mencetak gol kedua sekaligus menyamakan skor menjadi 2-2.
Momen Kontroversial di Akhir Laga
Pertandingan berjalan intens hingga menit akhir. Atalanta berupaya membalikkan keadaan melalui peluang Nikola Krstovic, namun tembakannya masih bisa diamankan Okoye.
Sementara itu, Udinese hampir mencuri kemenangan lewat tendangan keras Arthur Atta yang membentur mistar gawang.
Drama terjadi di penghujung laga ketika wasit meniup peluit akhir tepat saat Atalanta hendak melakukan sepak pojok terakhir.
Keputusan ini memicu protes keras dari kubu tuan rumah.
Pelatih Raffaele Palladino terlihat emosional dan langsung mendatangi ofisial keempat untuk mempertanyakan keputusan wasit terkait sisa waktu pertandingan.
Kondisi Terkini Tim
Atalanta menjalani laga ini dalam kondisi fisik yang terkuras.
Beberapa pemain kunci seperti Ederson dan Giorgio Scalvini mengalami kesulitan, sementara Charles De Ketelaere belum pulih dari cedera.
Giacomo Raspadori sudah kembali ke bangku cadangan, namun belum diturunkan.
Sementara itu, Udinese tampil percaya diri usai kemenangan 3-0 atas Fiorentina pada laga sebelumnya.
Meski kehilangan pemain kunci seperti Oumar Solet dan Nicolò Bertola, mereka memberikan kesempatan debut kepada Branimir Mlacic.
Hasil imbang ini membuat kedua tim berbagi satu poin.
Atalanta tetap menjaga peluang untuk bersaing di empat besar klasemen Serie A, sementara Udinese berusaha memperbaiki posisi mereka di papan tengah Liga Italia.
