Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Jelang Mudik, Operasional Angkutan Barang akan Diperketat

Pemerintah batasi operasional angkutan barang saat mudik Lebaran 2026 mulai 13–29 Maret.
Redaksi Cahaya March 7, 2026 3 minutes read
Jelang Mudik, Operasional Angkutan Barang akan Diperketat

Jelang Mudik, Operasional Angkutan Barang akan Diperketat. Gambar: Dok. Menhub

Menjelang periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, pemerintah menetapkan pembatasan operasional angkutan barang guna menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Pembatasan ini berlaku mulai Jumat, (13/3) pukul 12.00 WIB hingga Minggu, (29/3) pukul 24.00 WIB, dan mencakup jalan tol serta jalan arteri di seluruh Indonesia.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Korlantas Polri.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa kebijakan ini berdasarkan evaluasi kepadatan serta kecelakaan lalu lintas selama angkutan Lebaran sebelumnya, ditambah hasil analisis traffic modeling bersama para pemangku kepentingan.

“Langkah ini kami lakukan semata-mata demi melindungi keselamatan jutaan masyarakat serta guna memastikan perjalanan yang ditempuh dapat dilalui dengan aman, lancar, dan juga nyaman,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3).

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin menjelaskan bahwa pembatasan diberlakukan untuk kendaraan angkutan barang tiga sumbu atau lebih, kereta tempelan, dan kereta gandengan.

“Pembatasan angkutan berat di tol dan non-tol akan diberlakukan pada H-8 Lebaran, atau pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB,” kata Aries pada Selasa (3/3).

Jenis Kendaraan yang Dibatasi dan Pengecualian

Pembatasan operasional tidak berlaku bagi beberapa jenis angkutan barang, selama memenuhi ketentuan tidak over dimension dan over load (ODOL).

Kendaraan yang mendapat pengecualian meliputi angkutan:

  • Bahan bakar minyak dan gas (BBM/BBG)
  • Barang kebutuhan pokok
  • Bantuan bencana alam
  • Hewan ternak
  • Sepeda motor program mudik gratis

“Satu hal yang perlu diketahui, kebijakan ini tidak berlaku untuk kendaraan angkutan barang yang mengangkut BBM/BBG, hewan ternak, pupuk, bantuan bencana alam, serta barang kebutuhan pokok dengan syarat kendaraan yang digunakan tidak lebih muatan dan lebih dimensi,” jelas Dudy.

Untuk angkutan barang dua sumbu, pembatasan berlaku secara selektif.

Kendaraan ini tetap dapat beroperasi selama tidak mengangkut hasil galian seperti tanah, pasir, dan batu; hasil tambang; serta bahan bangunan seperti besi, semen, dan kayu.

Operasi Ketupat dan Pengamanan Lalu Lintas

Pembatasan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang dijalankan oleh Polri bersama pemangku kepentingan terkait.

Personel tersebut akan disebar ke berbagai titik keramaian, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, dan objek wisata.

Polri juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran mudik dan balik, meliputi:

  • Sistem one way
  • Ganjil genap
  • Contraflow
  • Delaying system
  • Buffer zone di pelabuhan

Sebanyak 2.746 posko disiapkan, terdiri dari:

  • 1.624 posko pengamanan
  • 779 posko pelayanan
  • 343 posko terpadu

Objek pengamanan mencakup 185.608 lokasi, termasuk masjid, lokasi salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan destinasi wisata.

Alasan Pemerintah dan Imbauan untuk Pelaku Usaha

Pemerintah menekankan bahwa kebijakan pembatasan ini tidak bertujuan menghambat kegiatan usaha.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa langkah ini untuk memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan dengan aman dan lancar.

“Pemerintah sengaja menerbitkan kebijakan ini jauh-jauh hari guna memberikan ruang yang cukup bagi para pelaku usaha angkutan barang untuk menyesuaikan operasional dan menuntaskan pengiriman logistik sebelum masa pembatasan dimulai,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memperhatikan cuaca dan mematuhi aturan di jalan.

“Jaga kondisi kesehatan dan selalu pantau situs resmi BMKG untuk mengetahui kondisi cuaca. Satu hal yang tak kalah penting, selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.

Data Kecelakaan

Berdasarkan data Korlantas Polri tahun 2024, terdapat 27.337 kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang, atau 10,4% dari total kecelakaan nasional.

Truk ODOL menjadi penyebab kecelakaan nomor dua dengan jumlah korban meninggal sebanyak 6.390 orang.

Dudy menyebutkan bahwa peningkatan satu persen volume kendaraan berat saat arus mudik dan balik berdampak signifikan terhadap kecepatan rata-rata kendaraan dan potensi kemacetan.

Jika tidak ada pembatasan, diperkirakan akan terjadi kemacetan parah serta kerugian ekonomi akibat keterlambatan distribusi.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Prabowo Menangis Haru saat Apresiasi Bantuan RI untuk Gaza dari Baznas
Next: Pendatang yang akan Rantau ke Jakarta usai Lebaran Tak Perlu Screening!

Related News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
  • News

Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi

Redaksi Cahaya April 14, 2026

Recent Posts

  • Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.