Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Terjadi pada Agustus 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi puncak musim kemarau 2026 terjadi pada Agustus dan mencakup sekitar 61,4% wilayah Indonesia.
Redaksi Cahaya March 5, 2026 3 minutes read
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Terjadi pada Agustus 2026

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Terjadi pada Agustus 2026. Gambar: Dok. BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2026, mencakup 429 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 61,4% wilayah Indonesia.

Prediksi ini disampaikan dalam konferensi pers prakiraan awal musim kemarau 2026 yang digelar di Gedung Multi-Hazard Early Warning System, Jakarta, Rabu (4/3).

Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan bahwa musim kemarau tahun ini diperkirakan datang lebih awal dibandingkan rata-rata klimatologinya di banyak wilayah.

“Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase netral sepanjang tahun,” ujar Faisal, dikutip dari laman resmi BMKG pada Kamis (5/3).

Kondisi ini dipengaruhi oleh berakhirnya fenomena La Niña lemah pada Februari 2026, yang saat ini telah bergeser ke fase netral.

Selain itu, indeks ENSO yang berada pada angka -0,28 diperkirakan bertahan hingga Juni 2026.

BMKG juga mencatat peluang munculnya El Niño kategori lemah hingga moderat pada pertengahan tahun, dengan probabilitas sekitar 50–60% pada semester kedua 2026.

Musim Kemarau Dimulai Bulan April

BMKG menyampaikan bahwa musim kemarau 2026 ditandai dengan peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia).

Awal musim kemarau diperkirakan datang lebih awal di banyak wilayah Indonesia.

Sebanyak 114 ZOM atau 16,3% wilayah mulai memasuki musim kemarau pada April 2026, meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Selanjutnya, 184 ZOM atau 26,3% wilayah diprediksi mulai kemarau pada Mei 2026, dan 163 ZOM atau 23,3% wilayah pada Juni 2026. Total 325 ZOM atau 46,5% wilayah diprediksi mengalami kemarau lebih awal dari biasanya.

Sementara itu, awal musim kemarau diperkirakan berlangsung normal di 173 ZOM (24,7%) dan mengalami kemunduran di 72 ZOM (10,3%).

Puncak Kemarau

BMKG memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi secara bertahap, dengan dominasi pada Agustus 2026.

Beberapa wilayah juga diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Juli dan September.

Wilayah yang mencapai puncak kemarau pada Juli 2026 mencakup:

  • Sebagian Sumatra
  • Kalimantan bagian tengah dan utara
  • Sebagian kecil Jawa
  • Nusa Tenggara
  • Sulawesi
  • Maluku
  • Wilayah barat Papua

Pada Agustus 2026, puncak kemarau diprediksi meluas dan mendominasi wilayah berikut:

  • Sumatra bagian tengah dan selatan
  • Jawa Tengah hingga Jawa Timur
  • Sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi
  • Seluruh wilayah Bali dan Nusa Tenggara
  • Sebagian Maluku dan Papua

Sementara pada September 2026, puncak kemarau diperkirakan terjadi di:

  • Sebagian Lampung
  • Sebagian kecil wilayah Jawa
  • Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
  • Wilayah Sulawesi bagian utara dan timur
  • Sebagian besar Maluku Utara
  • Sebagian wilayah Maluku
  • Sebagian kecil Papua

Potensi Kekeringan

BMKG memperkirakan sifat musim kemarau tahun ini akan berada pada kategori bawah normal atau lebih kering dari biasanya di 451 ZOM atau 64,5% wilayah Indonesia.

Sementara itu, 245 ZOM atau 35,1% wilayah diprediksi mengalami kondisi normal.

Hanya tiga ZOM atau sekitar 0,4% wilayah—yang berada di Gorontalo dan Sulawesi Tenggara—yang berpotensi mengalami kemarau atas normal atau lebih basah dari biasanya.

“Dengan kondisi ini, durasi musim kemarau di 57,2% wilayah Indonesia diprediksi lebih panjang dari normalnya,” jelas Faisal.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Fulham vs West Ham 0-1: Summerville jadi Penentu Kemenangan The Hammers
Next: Waspada! Polisi Ungkap Jam Paling Rawan Kecelakaan saat Mudik

Related News

Eni Temukan Cadangan Gas Besar di Kaltim, Bahlil Strategi agar Gas Kita Tidak Impor
  • News

Eni Temukan Cadangan Gas Besar di Kaltim, Bahlil: Strategi agar Gas Kita Tidak Impor

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Momen Syukuran Ulang Tahun Titiek Soeharto, Prabowo Semoga Membawa Kebahagiaan
  • News

Momen Syukuran Ulang Tahun Titiek Soeharto, Prabowo: Semoga Membawa Kebahagiaan

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Bantuan Warga RI untuk Iran Tembus Rp9 Miliar
  • News

Bantuan Warga RI untuk Iran Tembus Rp9 Miliar

Redaksi Cahaya April 21, 2026

Recent Posts

  • Eni Temukan Cadangan Gas Besar di Kaltim, Bahlil: Strategi agar Gas Kita Tidak Impor
  • Momen Syukuran Ulang Tahun Titiek Soeharto, Prabowo: Semoga Membawa Kebahagiaan
  • Persis Solo vs Bhayangkara FC: Ujian Berat Laskar Sambernyawa Keluar dari Zona Degradasi
  • Real Madrid vs Alaves: Misi Bangkit Los Blancos di Bernabeu
  • Prediksi Inter Milan vs Como 22 April 2026 Coppa Italia
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ASTON VILLA ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Eni Temukan Cadangan Gas Besar di Kaltim, Bahlil Strategi agar Gas Kita Tidak Impor
  • News

Eni Temukan Cadangan Gas Besar di Kaltim, Bahlil: Strategi agar Gas Kita Tidak Impor

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Momen Syukuran Ulang Tahun Titiek Soeharto, Prabowo Semoga Membawa Kebahagiaan
  • News

Momen Syukuran Ulang Tahun Titiek Soeharto, Prabowo: Semoga Membawa Kebahagiaan

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Persis Solo vs Bhayangkara FC Ujian Berat Laskar Sambernyawa Keluar dari Zona Degradasi
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Persis Solo vs Bhayangkara FC: Ujian Berat Laskar Sambernyawa Keluar dari Zona Degradasi

Redaksi Cahaya April 21, 2026
Real Madrid vs Alaves Misi Bangkit Los Blancos di Bernabeu
  • La Liga
  • Sepakbola

Real Madrid vs Alaves: Misi Bangkit Los Blancos di Bernabeu

Redaksi Cahaya April 21, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.