Jet Pribadi Ronaldo Tinggalkan Riyadh usai Drone Hantam Kedubes AS. Gambar: Instagram/@cristiano
Jet pribadi milik Cristiano Ronaldo dilaporkan meninggalkan Riyadh, Arab Saudi, pada Senin malam (2/3) pukul 20.00 waktu setempat, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Informasi ini diketahui melalui pelacakan penerbangan Flightradar24 yang mencatat pesawat Bombardier Global Express 6500 milik Ronaldo terbang melintasi wilayah Mesir dan Laut Mediterania.
Pesawat tersebut kemudian mendarat di Madrid pada Selasa (3/3) pukul 01.00 waktu setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Cristiano Ronaldo mengenai alasan keberangkatan jet pribadi tersebut, termasuk apakah dirinya atau anggota keluarganya ikut dalam penerbangan tersebut.
“Jet pribadi Cristiano Ronaldo meninggalkan Riyadh menuju Madrid pada Senin malam menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah,” demikian laporan dari Mirror yang mengonfirmasi pergerakan tersebut berdasarkan data penerbangan.
Serangan Drone
Keberangkatan jet pribadi Cristiano Ronaldo terjadi setelah dua serangan drone menghantam kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyampaikan bahwa serangan tersebut menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Insiden ini terjadi di tengah kondisi keamanan yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap Iran.
Sebagai balasan, Teheran meluncurkan sejumlah serangan terhadap fasilitas yang dikaitkan dengan kepentingan Amerika Serikat dan Israel.
Akibat konflik tersebut, sektor penerbangan turut terdampak. Ribuan warga negara asing dilaporkan berusaha meninggalkan wilayah Timur Tengah.
Beberapa maskapai penerbangan pun menghentikan sementara operasional mereka di sejumlah rute demi menghindari risiko keamanan yang semakin tinggi.
