Eks Presiden Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Meninggal Dunia. Gambar: CNN
Mantan presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2) malam.
Serangan tersebut menghantam kediaman Ahmadinejad di wilayah Narmak, timur laut Teheran, saat ia berada dalam status tahanan rumah.
Laporan pertama disampaikan oleh media Israel Ma’ariv dan dikutip oleh NY Post, serta dikonfirmasi oleh sejumlah media Iran yang menyatakan bahwa Ahmadinejad menjadi target dalam serangan terarah tersebut.
Menurut Kantor Berita Buruh Iran yang dikutip pada Minggu (1/3), serangan itu tidak hanya menewaskan Ahmadinejad, tetapi juga beberapa orang pengawal yang berada di lokasi saat kejadian.
“Mantan presiden rezim teror Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, telah tewas, menurut media Iran. Ahmadinejad dijatuhi sanksi oleh AS pada tahun 2023 karena keterlibatannya dalam penahanan warga Amerika secara tidak sah,” demikian pernyataan yang dirilis oleh Ruang Perang Israel, dikutip melalui Times of India pada Senin (2/3).
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait kabar kematian Ahmadinejad.
Serangan udara tersebut terjadi bersamaan dengan serangan lainnya di wilayah Iran, yang juga dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam gelombang serangan pembuka pada Sabtu pagi (28/2).
Profil Singkat Mahmoud Ahmadinejad
Mahmoud Ahmadinejad menjabat sebagai presiden keenam Iran dari 2005 hingga 2013.
Ia naik ke panggung politik nasional setelah menjabat sebagai Wali Kota Teheran dan sebelumnya sebagai Gubernur Provinsi Ardabil.
Pada pemilihan presiden 2005, ia secara mengejutkan mengalahkan tokoh politik senior Akbar Hashemi Rafsanjani di putaran kedua.
Pada 2009, masa kepemimpinannya kembali menuai sorotan internasional setelah pemilihan ulang yang hasilnya dipertanyakan memicu gelombang protes besar-besaran di Iran.
Gerakan tersebut dikenal sebagai “Gerakan Hijau” dan merupakan salah satu krisis politik domestik terbesar yang dihadapi oleh Republik Islam Iran, yang kemudian ditumpas secara represif oleh aparat keamanan.
Setelah mengakhiri dua periode masa jabatannya, Ahmadinejad diangkat menjadi anggota Dewan Penentu Kebijakan oleh Ayatollah Ali Khamenei.
Dewan ini merupakan badan penasihat yang beranggotakan 48 orang dan bertugas membantu kantor Pemimpin Tertinggi dalam pengambilan kebijakan strategis negara.
