Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Jam Macet Jakarta di Pagi dan Sore Hari Berubah selama Ramadan 2026, Ini Prediksi Waktunya!

Ditlantas Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi pergeseran jam macet selama Ramadan 2026. Puncak kepadatan pagi dan sore berubah.
Redaksi Cahaya February 21, 2026 3 minutes read
Jam Macet Jakarta di Pagi dan Sore Hari Berubah selama Ramadan 2026, Ini Prediksi Waktunya!

Jam Macet Jakarta di Pagi dan Sore Hari Berubah selama Ramadan 2026, Ini Prediksi Waktunya!. Gambar: Ilustrasi Canva

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi akan terjadi perubahan signifikan pada pola kemacetan di Jakarta selama bulan Ramadan 2026.

Pergeseran jam sibuk diperkirakan terjadi pada pagi dan sore hari akibat penyesuaian aktivitas warga selama bulan puasa.

Puncak kemacetan pagi diprediksi bergeser ke pukul 08.00–09.00 WIB, sementara kepadatan sore dimulai lebih awal, sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIB.

Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan mobilitas masyarakat selama Ramadan.

“Tentunya, kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah memetakan pola mobilisasi masyarakat, yang tadinya giat masyarakat cenderung pagi, saat ini mungkin pada saat bulan puasa cenderung lebih agak siang untuk berangkat ke kantor di antara jam 8–9,” ujar Robby kepada wartawan, Rabu (18/2).

Hal senada disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menegaskan bahwa lonjakan lalu lintas diprediksi akan terjadi menjelang waktu berbuka.

“Yang pertama berkaitan dengan antisipasi macet. Memang kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian, dengan Polda Metro Jaya untuk mengatur itu. Terutama dari jam-jam sore ketika mau berbuka puasa,” ujar Pramono di Balai Kota DKI, Kamis (19/2), dalam keterangan terpisah.

Pergeseran Pola Lalu Lintas selama Ramadan

Kompol Robby Hefados menyebut waktu kepulangan juga berubah menjadi sekitar pukul 14.00–15.00 WIB.

“Oleh karena itu, kami dari Ditlantas sudah melakukan pemetaan dan menentukan pola-pola pengaturan, baik pagi maupun sore hari, untuk mengantisipasi kegiatan masyarakat dan pergeseran pola pergerakan masyarakat,” tambah Robby.

Sementara itu, Pramono Anung menyatakan bahwa Pemprov DKI telah meminta Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi dampak dari perubahan waktu mobilitas ini.

“Dan, pagi ada pergeseran. Kalau dulu jam 6, jam 7 orang-orang sudah mulai padat, sekarang ini jam 8, jam 9, dan seterusnya,” ungkapnya.

Prediksi Kemacetan Per Pekan selama Ramadan

Instruktur sekaligus pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menjelaskan bahwa perubahan pola kemacetan selama Ramadan umumnya terlihat sejak pekan pertama.

Ia mengatakan banyak warga berangkat lebih awal agar bisa pulang sebelum berbuka.

“Jadi kita bisa berangkat lebih pagi, bisa ambil waktu setelah melakukan salat subuh karena kondisi tubuh sudah bugar setelah sahur dan istirahat tidur malam dengan waktu ideal (6–7 jam),” ujar Jusri (18/2).

Memasuki pekan kedua, pola lalu lintas mulai stabil, namun kepadatan tetap tinggi terutama pukul 16.00–18.30 WIB karena aktivitas ngabuburit dan pencarian takjil.

Pekan ketiga ditandai dengan meningkatnya aktivitas belanja dan buka bersama, sehingga jam padat meluas dari pukul 14.00 WIB hingga malam.

Jusri menjelaskan bahwa pada tahap ini, kemacetan tidak hanya terjadi pada sore hari, tetapi juga mulai terasa sejak siang.

Mobilitas ASN

Kemacetan sore hari juga dipengaruhi oleh penyesuaian jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta.

Selama Ramadan, jam kerja ASN dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 15.00 WIB untuk Senin–Kamis, serta hingga pukul 16.30 WIB pada Jumat.

Dampaknya, arus lalu lintas pulang kerja bertumpuk dengan mobilitas warga lainnya menjelang waktu berbuka puasa.

Pekan Terakhir Ramadan Cenderung Lebih Lengang

Pada pekan keempat Ramadan, kondisi lalu lintas di Jakarta cenderung lebih lengang.

Penyebabnya antara lain penurunan aktivitas kerja, meningkatnya jumlah warga yang mudik lebih awal, serta berkurangnya kegiatan buka bersama.

Meski demikian, titik kemacetan bisa tetap muncul di lokasi strategis seperti stasiun, terminal, dan pusat perbelanjaan.

“Manajemen atau rencana perjalanan juga penting, lebih bagus kita sudah punya jalur alternatif untuk menghindari titik-titik yang rawan dengan kepadatan lalu lintas saat bulan puasa. Ingat juga untuk selalu bisa menjaga kestabilan emosi ketika berkendara,” terang Jusri.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: 34 Film Tentang Agen Rahasia Terbaik, Cocok untuk Pecinta Film Action!
Next: Rombak Direksi, Prabowo Tunjuk Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan

Related News

Aplikasi Reviu MBG Resmi Diluncurkan BGN untuk Awasi Kualitas Makanan
  • News

Aplikasi Reviu MBG Resmi Diluncurkan BGN untuk Awasi Kualitas Makanan

Redaksi Cahaya May 28, 2026
China Kirim Tiga Astronot ke Bulan dalam Misi Shenzhou-23, Siap Saingi AS
  • News

China Kirim Tiga Astronot ke Bulan dalam Misi Shenzhou-23, Siap Saingi AS

Redaksi Cahaya May 28, 2026
Bossam, Kuliner Korea dengan Daging Babi Lembut dan Cara Makan Unik
  • News

Bossam, Kuliner Korea dengan Daging Babi Lembut dan Cara Makan Unik

Redaksi Cahaya May 28, 2026

Recent Posts

  • Aplikasi Reviu MBG Resmi Diluncurkan BGN untuk Awasi Kualitas Makanan
  • China Kirim Tiga Astronot ke Bulan dalam Misi Shenzhou-23, Siap Saingi AS
  • Zohran Mamdani Curi Perhatian saat Salat Iduladha dengan Gamis Arsenal
  • Mauricio Souza Resmi Berpisah dari Persija
  • Here We Go! Barcelona Amankan Anthony Gordon dari Newcastle
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

Aplikasi Reviu MBG Resmi Diluncurkan BGN untuk Awasi Kualitas Makanan
  • News

Aplikasi Reviu MBG Resmi Diluncurkan BGN untuk Awasi Kualitas Makanan

Redaksi Cahaya May 28, 2026
China Kirim Tiga Astronot ke Bulan dalam Misi Shenzhou-23, Siap Saingi AS
  • News

China Kirim Tiga Astronot ke Bulan dalam Misi Shenzhou-23, Siap Saingi AS

Redaksi Cahaya May 28, 2026
Zohran Mamdani Curi Perhatian saat Salat Iduladha dengan Gamis Arsenal
  • Sepakbola

Zohran Mamdani Curi Perhatian saat Salat Iduladha dengan Gamis Arsenal

Redaksi Cahaya May 28, 2026
Mauricio Souza Resmi Berpisah dari Persija
  • Liga Indonesia

Mauricio Souza Resmi Berpisah dari Persija

Redaksi Cahaya May 28, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.