PSM Makassar vs Bhayangkara FC 2-1 Comeback Juku Eja, Bhayangkara Takluk di BJ Habibie. Gambar: Instagram/@psm_makassar
PSM Makassar menaklukkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (4/5) sore.
Dalam laga lanjutan Super League tersebut, PSM Makassar sempat unggul lebih dulu lewat Dusan Lagator pada menit ke-45+2 sebelum disamakan Hendri Doumbia dua menit berselang.
Gol penentu kemenangan Juku Eja dicetak Luka Cumic pada babak kedua, memastikan tiga poin bagi tuan rumah dan menjauhkan mereka dari zona degradasi.
Kemenangan ini membuat PSM Makassar mengoleksi 34 poin dari 31 pertandingan dan naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Super League, menggeser Persijap Jepara.
Tim asuhan Ahmad Amiruddin kini berjarak tujuh poin dari Persis Solo yang berada di slot terakhir zona degradasi dengan 27 poin dari jumlah laga yang sama.
Sementara itu, Bhayangkara FC tertahan di peringkat ketujuh dengan 47 poin dan gagal menggeser Dewa United yang sebelumnya menang atas Semen Padang.
Laga antara PSM Makassar dan Bhayangkara FC berlangsung ketat sejak awal dan diwarnai dua gol dramatis pada masa injury time babak pertama.
Tuan rumah membuka keunggulan melalui bek asal Montenegro, Dusan Lagator, sebelum tim tamu menyamakan kedudukan lewat striker asal Pantai Gading, Hendri Doumbia.
Pertandingan kemudian ditentukan oleh efektivitas serangan balik PSM pada paruh kedua.
Jalannya Pertandingan
PSM Makassar yang bermain di hadapan pendukungnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun hingga memasuki akhir babak pertama, kedua tim belum mampu mencetak gol.
Gol pembuka baru tercipta pada menit kedua injury time babak pertama atau menit ke-45+2.
Dusan Lagator mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti Bhayangkara FC.
Gol tersebut menjadi gol keduanya bagi PSM Makassar setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Keunggulan 1-0 bagi PSM Makassar bertahan singkat.
Dua menit berselang, pada menit ke-45+4, Bhayangkara FC menyamakan skor melalui Hendri Doumbia.
Striker asal Pantai Gading itu mencetak gol keenamnya sejak bergabung pada pertengahan musim. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif dan berupaya menekan pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-68, kiper PSM Makassar, Hilmansyah, harus melakukan penyelamatan dari tembakan bebas untuk menjaga skor tetap imbang.
PSM Makassar justru kembali unggul melalui skema serangan balik. Pada menit ke-72, Luka Cumic yang baru masuk sebagai pemain pengganti melakukan aksi individu.
Ia berlari dari setengah lapangan, melewati kawalan Sho Yamamoto, sebelum melepaskan sepakan mendatar yang mengecoh kiper Aqil Savik.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan PSM Makassar.
Setelah tertinggal, Bhayangkara FC terus berupaya mengepung pertahanan tuan rumah hingga akhir laga.
Namun skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini juga menjadi kekalahan pertama pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, dari sembilan pertemuan melawan PSM Makassar.
Dampak di Klasemen Super League
Tambahan tiga poin membuat PSM Makassar mengemas 34 poin dari 31 laga di Super League musim 2025-2026.
Ananda Raehan dan rekan-rekannya kini unggul tujuh poin atas Persis Solo yang menghuni zona merah dengan 27 poin.
Di sisi lain, Bhayangkara FC tetap berada di posisi ketujuh dengan 47 poin.
The Guardian gagal menggeser Dewa United di papan atas klasemen setelah pesaingnya tersebut meraih kemenangan pada pekan yang sama.
Susunan Pemain
PSM Makassar (4-3-3): Hilmansyah; Aloisio Soares Neto, Dusan Lagator, Victor Luiz, Mufli Hidayat; Ananda Raehan, Resky Fandi (Akbar Tanjung 70′), Savio Roberto (Rasyid Bakri 82′); Sheriddin Boboev (Victor Dethan 62′), Rizky Eka (Achmat Fahrul Aditia 82′), Alex Tanque (Luka Cumic 62′).
Pelatih: Ahmad Amiruddin.
Bhayangkara FC (3-4-3): Aqil Savik; Moises Gaucho (Ilija Spasojevic 77′), Slavia Damjanovic, Nehar Sadiki; Firza Andika (Ryan Kurnia 90′), Sani Rizki Fauzi (Putu Gede 57′), Sho Yamamoto, T.M Ichsan (Wahyu Subo Seto 46′); Ginanjar Wahyu (Dendy Sulistyawan 46′), Hendri Doumbia, Privat Mbarga.
Pelatih: Paul Munster.
