Kebakaran di Asrama Polri Ciledug, 20 Rumah Hangus. Gambar: Pemkot Tangerang
Kebakaran melanda asrama polri Ciledug di Jalan Bhayangkara, Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten, pada Kamis (16/4) sore.
Peristiwa kebakaran rumah tersebut terjadi sekitar pukul 16.00–16.05 WIB dan mengakibatkan sedikitnya 20 unit rumah terbakar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bersama petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan darurat.
Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kompor milik warga, namun penyelidikan masih berlangsung.
Kepala Tim Logistik BPBD Kota Tangerang Muhammad Topan memastikan api berhasil dipadamkan pada Kamis petang.
“Semua titik kebakaran yang melahap sekitar 25 rumah sudah berhasil dipadamkan. Sejauh ini tidak ada korban jiwa serta dugaan sementara kebakaran disebabkan kompor yang meledak di salah satu rumah warga,” ujar Topan, Kamis (16/4).
Ia juga menyatakan seluruh warga terdampak telah diamankan ke lokasi pengungsian sementara.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, menyampaikan jumlah rumah yang terbakar sebanyak 20 unit.
“Jumlah yang terbakar 20 rumah,” kata Andia S Rahman saat dimintai konfirmasi, Kamis (16/4).
“Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.
Proses Pemadaman dan Penanganan di Lokasi
Kebakaran di asrama polri Ciledug mulai terjadi sekitar pukul 16.05 WIB.
Berdasarkan keterangan warga setempat, api terlihat membesar dalam waktu singkat. Seorang warga bernama Arum (bukan nama sebenarnya) mengatakan, “Sekitar jam 16.00 WIB kebakaran terjadi. Sepuluh menit kemudian damkar datang,” saat ditemui di lokasi, Kamis (16/4).
Api dengan cepat menyebar ke sejumlah kebakaran rumah di lingkungan asrama tersebut.
“Mobil damkar kesulitan masuk, sementara angin juga kencang jadi cepat sekali menyebarnya,” kata Arum.
Kondisi angin kencang dan akses jalan yang terbatas disebut memengaruhi cepatnya rambatan api ke bangunan lain di kawasan Ciledug tersebut.
Dalam penanganan kebakaran di Ciledug, BPBD Kota Tangerang mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 52 personel.
Petugas memadamkan api hingga akhirnya dapat dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 18.30 WIB menurut keterangan Muhammad Topan, serta pukul 19.10 WIB berdasarkan informasi dari Andia S Rahman.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Pantauan di lokasi menunjukkan asap tebal masih terlihat keluar dari atap rumah sesaat setelah kejadian.
Bau hangus tercium di sekitar kawasan asrama polri.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran tampak berjaga dan menyemprotkan air ke titik-titik yang masih berasap. Selama proses penanganan, aliran listrik di kawasan tersebut dipadamkan sehingga area asrama terlihat gelap.
Pengungsian Warga
BPBD Kota Tangerang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran rumah yang melanda asrama polri di Banten tersebut.
“Semua warga yang rumahnya terbakar sudah diamankan di tempat pengungsian sementara (Balai Warga Asrama Polri Ciledug). Bantuan logistik sedang disiapkan sambil menunggu pembaruan informasi di lapangan,” tambah Topan.
Selain di Balai Warga Asrama Polri Ciledug, petugas juga menyiapkan lokasi pengungsian lain. Andia S Rahman menyebut warga terdampak akan diungsikan sementara di masjid asrama dan gedung pertemuan asrama.
Pihak BPBD juga menyiapkan tenda pengungsian serta bantuan logistik bagi korban kebakaran di Ciledug tersebut.
Andia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di Banten ini, sementara estimasi kerugian material masih dalam pendataan.
“Total 20 unit rumah yang terbakar, untuk kerugian yang dialami belum dapat diketahui,” tegasnya.
Informasi mengenai kebakaran di asrama polri Ciledug juga beredar di media sosial, termasuk video yang memperlihatkan kepulan asap hitam membumbung tinggi dari lokasi kejadian.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran rumah yang terjadi pada Kamis (16/4) tersebut.
