Atalanta 0-1 Juventus Juve Bungkam Dominasi La Dea. Gambar: Instagram/@juventus
Atalanta harus mengakui keunggulan Juventus setelah kalah tipis 0-1 pada pekan ke-32 Serie A Liga Italia 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di New Balance Arena pada Minggu (12/4) dini hari WIB ini dimenangkan tim tamu melalui gol tunggal Jeremie Boga pada menit ke-48.
Hasil ini membuat Juventus naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 60 poin, sementara Atalanta tertahan di posisi ketujuh dengan 53 poin.
Dalam laga tersebut, Atalanta tampil dominan sejak awal pertandingan dengan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, efektivitas Juventus menjadi pembeda utama. Tim tamu mampu memanfaatkan kesempatan yang ada untuk memastikan kemenangan, meskipun berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Juventus akhirnya memecah kebuntuan pada awal babak kedua. Kerja sama di dalam kotak penalti Atalanta menghasilkan peluang bagi Jeremie Boga yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tiga poin penting bagi tim asuhan Luciano Spalletti dalam persaingan papan atas Serie A Liga Italia.
Jalannya Pertandingan
Atalanta langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Peluang pertama hadir pada menit ke-4 melalui Davide Zappacosta yang memanfaatkan umpan Charles De Ketelaere, namun masih dapat diamankan kiper Juventus, Michele Di Gregorio.
Lima menit kemudian, sundulan Giorgio Scalvini dari situasi bola mati hanya membentur mistar gawang.
Dominasi Atalanta berlanjut sepanjang babak pertama. Nicola Zalewski hampir membuka keunggulan, tetapi tembakannya melebar tipis.
Juventus lebih banyak bertahan dan hanya sesekali melancarkan serangan balik. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Juventus langsung memberikan kejutan. Pada menit ke-48, Jeremie Boga mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Atalanta.
Gol ini berawal dari serangan yang dibangun melalui sisi kanan sebelum bola jatuh ke kaki Boga yang kemudian melepaskan tembakan melambung ke gawang.
Tertinggal satu gol, Atalanta meningkatkan intensitas serangan. Berat Djimsiti hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan jarak dekat, namun berhasil digagalkan oleh penyelamatan Michele Di Gregorio.
Marcus Thuram dan Charles De Ketelaere juga mendapatkan peluang, tetapi tidak mampu mengubah kedudukan.
Menjelang akhir pertandingan, Atalanta kembali memperoleh peluang emas melalui Gianluca Scamacca, tetapi sundulannya melambung di atas mistar gawang.
Hingga pertandingan berakhir, Juventus mampu mempertahankan keunggulan 1-0.
Statistik Pertandingan
Secara statistik, Atalanta mendominasi jalannya laga dengan mencatatkan 22 tembakan dan expected goals (xG) sebesar 1,82.
Sebaliknya, Juventus hanya menghasilkan tujuh tembakan dengan xG 0,63, namun mampu memaksimalkan satu peluang menjadi gol kemenangan.
Pada babak pertama saja, Atalanta sudah mencatatkan 11 tembakan dengan xG 0,81, sementara Juventus hanya tiga tembakan dengan xG 0,33.
Susunan Pemain
Atalanta menurunkan formasi 3-4-2-1 dengan Marco Carnesecchi di bawah mistar gawang. Lini belakang diisi oleh Sead Kolasinac, Berat Djimsiti, dan Giorgio Scalvini. Di lini tengah, Lorenzo Bernasconi, Ederson, Marten de Roon, serta Davide Zappacosta mendukung pergerakan Nicola Zalewski dan Charles De Ketelaere di belakang penyerang tunggal Nikola Krstovic.
Pelatih: Raffaele Palladino.
Juventus juga menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan Michele Di Gregorio sebagai penjaga gawang. Lini pertahanan diperkuat oleh Lloyd Kelly, Bremer, dan Pierre Kalulu. Andrea Cambiaso, Manuel Locatelli, Khephren Thuram, serta Emil Holm mengisi sektor tengah. Jeremie Boga dan Francisco Conceicao mendukung Kenan Yildiz di lini depan.
Pelatih: Luciano Spalletti.
