PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar 1-2 Sempat Tertinggal, Gol Injury Time Lagator Bawa PSM Comeback. Gambar: Instagram/@psm_makassar
PSM Makassar meraih kemenangan dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (10/4).
Tim tamu berhasil membalikkan keadaan melalui gol penentu Dusan Lagator pada menit 90+9, setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu pada awal babak kedua.
Kemenangan ini memastikan tiga poin penting bagi PSM dalam upaya menjauh dari zona degradasi.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan dominasi permainan dari tuan rumah.
PSIM membuka keunggulan pada menit ke-54 melalui Deri Corfe yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper.
Namun, PSM merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Luka Cumic pada menit ke-79 sebelum memastikan kemenangan dramatis di masa injury time melalui sundulan Dusan Lagator dari situasi sepak pojok.
Hasil ini membuat PSIM tetap berada di peringkat kedelapan klasemen dengan 38 poin dari 27 pertandingan, sementara PSM naik ke posisi ke-13 dengan koleksi 28 poin.
Kekalahan tersebut juga memperpanjang tren tanpa kemenangan PSIM dalam empat laga terakhir kompetisi.
Jalannya Pertandingan
Dalam laga ini, PSIM Yogyakarta tampil agresif sejak babak pertama saat menjamu PSM Makassar.
Peluang emas tercipta pada menit ke-27 melalui sepakan Riyatno Abiyoso, tetapi berhasil ditepis kiper Hilmansyah. Ze Valente dan Deri Corfe juga sempat menciptakan peluang, namun solidnya pertahanan PSM membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIM akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-54. Serangan diawali dari sisi kanan melalui Raka Cahyana yang mengirimkan umpan silang.
Bola sempat ditepis kiper, tetapi jatuh ke kaki Deri Corfe yang dengan mudah menceploskannya ke gawang untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Gol ini meningkatkan tempo pertandingan, memaksa PSM bermain lebih terbuka dan agresif.
Upaya PSM membuahkan hasil pada menit ke-79. Tendangan keras Gledson Paixao dari luar kotak penalti ditepis kiper Cahya Supriadi, namun bola rebound langsung disambar Luka Cumic untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, kedua tim saling menekan, tetapi PSM tampil lebih efektif dalam memanfaatkan situasi bola mati.
Gol penentu kemenangan terjadi pada menit 90+9. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Victor Luiz, Dusan Lagator berhasil menanduk bola masuk ke gawang PSIM.
Gol dramatis ini memastikan kemenangan 2-1 bagi PSM di kandang lawan.
Sepanjang pertandingan, PSIM menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola dan jumlah peluang, termasuk ancaman melalui sundulan Deri Corfe dan sepakan jarak jauh Riyatno Abiyoso yang berhasil diamankan kiper PSM.
Namun, efektivitas serangan balik dan ketajaman dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda bagi PSM hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan hasil ini, PSIM tetap bertahan di papan tengah klasemen dengan 38 poin, sementara PSM mengoleksi 28 poin dan berada di posisi ke-13, memperlebar jarak dari zona degradasi dalam persaingan musim 2025/2026.
