Gambar: Instagram/@atleticodemadrid
Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico Madrid setelah kalah 0-2 pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, Barcelona gagal memanfaatkan dominasi permainan, sementara Atletico Madrid tampil efektif melalui gol Julian Alvarez pada menit ke-45 dan Alexander Sorloth pada menit ke-70.
Kekalahan ini membuat Barcelona tertinggal agregat 0-2 menjelang leg kedua yang akan digelar di Stadion Metropolitano pada 15 April 2026.
Pertandingan berjalan dengan tekanan tinggi dari Barcelona sejak awal laga. Marcus Rashford memperoleh peluang cepat, termasuk tembakan dari luar kotak penalti yang berhasil diamankan kiper Atletico Madrid, Juan Musso.
Barcelona sempat mencetak gol melalui Rashford setelah menerima umpan Lamine Yamal pada menit ke-17, namun dianulir karena posisi offside.
Situasi berubah menjelang akhir babak pertama ketika Pau Cubarsi menerima kartu merah pada menit ke-44 setelah pelanggaran terhadap Giuliano Simeone yang ditinjau melalui VAR.
Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan karena Atletico Madrid langsung memanfaatkan tendangan bebas yang dieksekusi Alvarez menjadi gol pembuka.
Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berupaya menekan meski bermain dengan 10 pemain.
Sejumlah peluang tercipta melalui Rashford, Joao Cancelo, dan Lamine Yamal, tetapi tidak berhasil dikonversi menjadi gol.
Atletico Madrid kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-70 melalui Alexander Sorloth yang menyambar umpan silang Matteo Ruggeri dari jarak dekat.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Barcelona tidak mampu mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan di kandang sendiri dalam ajang Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Barcelona tampil dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang sepanjang pertandingan.
Tim asuhan Hansi Flick mencatatkan 58 persen penguasaan bola dengan total 18 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.
Namun, solidnya pertahanan Atletico Madrid serta penampilan gemilang Juan Musso membuat seluruh peluang tersebut gagal berbuah gol.
Di sisi lain, Atletico Madrid tampil lebih efektif dengan lima tembakan dan tiga yang mengarah tepat ke gawang.
Kartu merah Pau Cubarsi menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan.
Setelah keputusan wasit Istvan Kovacs yang semula memberikan kartu kuning direvisi menjadi kartu merah melalui tinjauan VAR, Barcelona harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-44.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Atletico Madrid untuk mengontrol tempo permainan dan memperkuat lini pertahanan mereka.
Gol pertama Atletico Madrid tercipta melalui tendangan bebas Julian Alvarez dari jarak sekitar 20 meter yang bersarang di sudut atas gawang Barcelona menjelang turun minum.
Pada babak kedua, tekanan Barcelona tidak membuahkan hasil, bahkan Atletico Madrid berhasil menambah keunggulan melalui Alexander Sorloth pada menit ke-70 setelah menerima umpan silang Matteo Ruggeri.
Gol tersebut memastikan kemenangan penting bagi tim tamu.
Susunan Pemain
Barcelona
Barcelona menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Joan Garcia di bawah mistar gawang; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Gerard Martin, dan Joao Cancelo di lini belakang; Eric Garcia dan Pedri sebagai gelandang bertahan; Lamine Yamal, Dani Olmo, serta Marcus Rashford mendukung Robert Lewandowski sebagai ujung tombak.
Pelatih: Hansi Flick.
Atletico Madrid
Atletico Madrid menggunakan formasi 4-4-2 dengan Juan Musso sebagai penjaga gawang; Nahuel Molina, Robin Le Normand, David Hancko, dan Matteo Ruggeri di lini pertahanan; Giuliano Simeone, Marcos Llorente, Koke, dan Ademola Lookman di lini tengah; serta Antoine Griezmann dan Julian Alvarez di lini depan.
Pelatih: Diego Simeone.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Atletico Madrid dalam menghadapi leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Metropolitano.
Dengan keunggulan agregat 2-0, Atletico Madrid berada pada posisi yang lebih menguntungkan, sementara Barcelona harus mengejar defisit gol untuk menjaga peluang melaju ke babak semifinal Liga Champions musim 2025/2026.
