John Herdman Ingatkan Timnas Indonesia Lengah 10 Menit Lawan Bulgaria Bisa Berakibat Fatal. Gambar: Instagram/@znkick.id
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengingatkan skuad asuhannya untuk tampil disiplin sejak menit awal saat menghadapi Bulgaria pada laga final FIFA Series 2026.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (30/3) pukul 20.00 WIB.
Herdman menekankan bahwa kelengahan dalam 10 menit awal bisa berdampak fatal bagi tim.
Peringatan tersebut disampaikan Herdman usai Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, Jumat malam (27/3) di SUGBK.
Meski mengamankan kemenangan dan menjaga clean sheet, ia menyebut laga melawan Bulgaria memiliki karakter berbeda.
“Jika kita melakukan itu melawan Bulgaria, kita akan mati di 10 menit pertama. Mereka akan menghukum kita,” tegas Herdman kepada wartawan.
Bulgaria datang sebagai lawan kuat setelah menang besar 10-2 atas Kepulauan Solomon.
Mereka juga memiliki peringkat FIFA tertinggi di antara empat peserta, yakni posisi 87 dunia. Indonesia berada di peringkat 121, Kepulauan Solomon di 152, dan Saint Kitts and Nevis di 154.
Persiapan Timnas Indonesia Dinilai Harus Berbeda
Menurut John Herdman, karakter permainan Bulgaria berbeda jauh dari Saint Kitts and Nevis, sehingga pendekatan taktik tidak bisa disamakan.
Ia menyebut pentingnya menyusun ulang skema permainan untuk menghadapi tim Eropa tersebut.
“Saya pikir persiapan untuk kedua tim, untuk bersiap menghadapi satu sama lain sangat berbeda malam ini,” ujar Herdman seusai laga Jumat malam (27/3).
Dalam pertandingan sebelumnya, Indonesia menghadapi tim yang kompak dan rapat, sedangkan Bulgaria melawan lawan dengan formasi sangat terbuka.
“Mereka menghadapi tim yang sangat terbuka dalam Kepulauan Solomon, kami menghadapi tim yang lebih kompak dan rapat dalam St. Kitts. Jadi persiapan ini sangat berbeda, jadi sulit untuk menerapkan apa yang perlu Anda tingkatkan melawan spesifikasi Bulgaria karena semuanya sangat berbeda,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bahwa evaluasi dari laga sebelumnya tidak bisa diterapkan secara langsung untuk menghadapi Bulgaria. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kohesi taktis sejak awal laga.
Komitmen Taktis dari Menit Pertama
Herdman menilai, salah satu kekurangan Timnas Indonesia di laga sebelumnya adalah kurangnya koordinasi dalam 15 menit pertama.
Ia menganggap para pemain terlalu bersemangat hingga menjalankan peran masing-masing secara individual.
“Saya menyebutkannya, ini tentang kohesi taktis. Saya merasa bahwa di 15 menit pertama tim ini, untuk periode tertentu, kita menjadi terlalu bersemangat. Jadi orang-orang melakukan hal mereka sendiri untuk beberapa periode,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh terjadi saat menghadapi Bulgaria. Ketidaksiapan di awal pertandingan bisa membuka peluang bagi lawan untuk mencetak gol lebih dulu.
“Kita tidak bisa menunggu 10 sampai 15 menit untuk menyatu dan terhubung. Jadi itu penting. Lima belas menit pertama kita harus memulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik karena kita akan dihukum,” tambahnya.
Laga Penentu di FIFA Series 2026
Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bulgaria menjadi laga penentu dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta. Pemenang laga ini akan keluar sebagai juara turnamen mini tersebut.
Sementara itu, Saint Kitts and Nevis dan Kepulauan Solomon akan berebut posisi ketiga pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.
John Herdman memastikan bahwa skuadnya akan menjalani persiapan intens untuk laga tersebut, termasuk dalam aspek pertahanan dan transisi menyerang.
“Saya pikir, persiapan untuk kedua tim, bersiap menghadapi satu sama lain sangat berbeda,” kata pelatih asal Inggris itu.
Dengan jadwal yang sudah ditetapkan dan tantangan yang menanti, Timnas Indonesia diminta untuk tampil disiplin dan siap sejak awal laga.
Lengah sedikit, Bulgaria diyakini akan langsung menghukum lewat permainan cepat dan efektif.
