Kecelakaan pesawat di LaGuardia Airport New York. Gambar: ABC News
Insiden kecelakaan pesawat terjadi di Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat pada Minggu malam (22/3) waktu setempat ketika sebuah pesawat Air Canada Express bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu (runway 4) saat proses pendaratan.
Pesawat jenis Bombardier CRJ-900 yang dioperasikan Jazz Aviation ini datang dari Montreal dan membawa 72 penumpang serta 4 awak.
Kecelakaan mengakibatkan dua awak pesawat, yaitu pilot dan kopilot, meninggal dunia, sementara puluhan orang mengalami luka.
Truk pemadam diketahui tengah merespons laporan darurat dari pesawat lain saat insiden terjadi. Akibat tabrakan ini, operasional bandara dihentikan sementara.
Data pelacakan penerbangan dari Flightradar24 mencatat pesawat melaju dengan kecepatan sekitar 24 mil per jam ketika menyentuh landasan.
Pesawat telah mendapat izin mendarat, dan truk pemadam juga sebelumnya telah diizinkan melintas, namun terjadi perintah mendadak pembatalan dari petugas ATC yang terlambat menghentikan kendaraan pemadam.
Kronologi Tabrakan
Tabrakan terjadi beberapa menit setelah pesawat Air Canada Express menerima izin mendarat.
Rekaman komunikasi menunjukkan adanya intervensi dari petugas menara kontrol yang sempat memberikan perintah darurat kepada kendaraan pemadam.
“Truk satu, berhenti, berhenti, berhenti!” terdengar dalam rekaman tersebut, dikutip dari CNN.
Sesaat setelah itu, petugas juga menginformasikan kepada pilot pesawat.
“JAZZ 646, saya melihat Anda bertabrakan dengan kendaraan. Tetaplah di posisi Anda. Saya tahu Anda tidak bisa bergerak. Kendaraan darurat sedang menuju ke lokasi Anda sekarang,” ujar petugas ATC.
Truk pemadam diketahui sedang menuju pesawat lain yang melaporkan adanya bau tidak sedap di kokpit.
Izin untuk melintasi landasan telah diberikan, namun dibatalkan hanya beberapa detik sebelum tabrakan terjadi.
Data Korban
Jumlah korban dalam kecelakaan pesawat ini adalah sebagai berikut:
- 2 orang meninggal dunia, yaitu pilot dan kopilot
- 41 orang mengalami luka, terdiri dari:
- 32 orang telah dipulangkan
- 9 orang masih dirawat karena luka serius
- 2 petugas pemadam kebakaran mengalami luka serius
- Penumpang lain mengalami cedera seperti benturan dan patah tulang
Beberapa penumpang menggambarkan kondisi di dalam pesawat saat kejadian.
“Kami melakukan pendaratan normal, kami mendarat dengan cukup keras. Kami langsung menabrak sesuatu,” ujar salah satu penumpang.
“Semua orang langsung tersentak dari tempat duduk mereka,” ujar penumpang lain.
Dampak Operasional Bandara
Akibat insiden ini, operasional Bandara LaGuardia dihentikan selama sekitar 14 jam. Dampaknya:
- 546 penerbangan dibatalkan pada Senin (23/3)
- Sejumlah penerbangan dialihkan ke bandara lain
- FAA (otoritas penerbangan federal AS) mengeluarkan perintah penghentian penerbangan yang berpotensi diperpanjang hingga pukul 18.00 waktu setempat
Gangguan operasional juga diperburuk oleh cuaca buruk dan kekurangan staf keamanan yang sebelumnya sudah menyebabkan antrean panjang dan keterlambatan di bandara lain di Amerika Serikat (AS).
Temuan Awal Investigasi
Penyelidikan terhadap insiden ini telah dimulai oleh tim investigasi dari Amerika Serikat dan Kanada. Beberapa temuan awal yang diungkap meliputi:
- Pesawat tidak dilengkapi transponder, sehingga menyulitkan pemantauan oleh menara kontrol
- Sistem deteksi permukaan bandara tidak memberikan peringatan karena jarak terlalu dekat antara pesawat dan kendaraan
- Faktor komunikasi antara petugas ATC dan kendaraan darurat menjadi fokus utama penyelidikan
