Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • Premier League
  • Sepakbola

Rapor Arsenal vs Man City: Kesalahan Kepa Bikin Wembley jadi Mimpi Buruk

Blunder Kepa Arrizabalaga jadi sorotan saat Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup 2025/2026. Dua gol Nico O’Reilly tentukan hasil.
Redaksi Cahaya March 23, 2026 3 minutes read
Rapor Arsenal vs Man City Kesalahan Kepa Bikin Wembley jadi Mimpi Buruk

Rapor Arsenal vs Man City Kesalahan Kepa Bikin Wembley jadi Mimpi Buruk. Gambar: Instagram/@mancity

Kiper Kepa Arrizabalaga menjadi sorotan utama setelah Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City dalam final Carabao Cup 2025/2026 yang digelar di Wembley Stadium pada Minggu (22/3).

Kesalahan fatal Kepa dalam mengantisipasi umpan silang berujung pada gol pembuka City yang menjadi titik balik jalannya pertandingan.

Laga ini sekaligus mengubur ambisi Arsenal untuk meraih trofi pertama mereka dalam enam tahun terakhir.

Dua gol kemenangan City dicetak oleh Nico O’Reilly dalam tempo empat menit di babak kedua. Gol pertama terjadi usai Kepa gagal mengamankan bola hasil umpan lambung Rayan Cherki, yang kemudian disambar O’Reilly. Beberapa menit kemudian, pemain yang sama mencetak gol kedua lewat sundulan setelah menerima umpan silang Matheus Nunes.

Keputusan manajer Arsenal, Mikel Arteta, memainkan Kepa alih-alih kiper utama David Raya menjadi bahan perdebatan.

“Saya harus melakukan apa yang menurut saya benar dan adil,” ujar Arteta usai pertandingan.

“Kepa sudah bermain di semua pertandingan Carabao Cup, akan sangat tidak adil jika saya menggantinya di final,” lanjutnya.

Dominasi Arsenal Tak Berbuah Gol, City Lebih Efektif

Arsenal memulai pertandingan dengan agresif.

Dalam tujuh menit pertama, mereka menciptakan tiga peluang emas melalui dua tembakan Bukayo Saka dan satu dari Kai Havertz, namun semuanya berhasil digagalkan oleh James Trafford.

Kiper cadangan Manchester City ini tampil impresif sepanjang laga dan mengakhiri pertandingan dengan clean sheet.

Meski mendominasi babak pertama, Arsenal gagal mencetak gol. Setelah jeda, tekanan konsisten dari Manchester City membuat lini belakang Arsenal mulai goyah.

Gol pertama City lahir dari kegagalan Kepa membaca arah bola. Ia juga sempat menerima kartu kuning akibat menarik Jeremy Doku karena salah antisipasi bola panjang.

Susunan pemain Arsenal menunjukkan sejumlah perubahan. Ben White dimainkan menggantikan Jurrien Timber yang cedera. Di lini belakang, White, Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Hincapie turun sebagai starter.

Di lini tengah, Zubimendi, Declan Rice, dan Havertz memimpin distribusi bola. Di depan, Saka, Trossard, dan Gyokeres menjadi andalan.

Penilaian Penampilan Pemain Arsenal

Penampilan Kepa mendapat nilai 2 dari 10 setelah blundernya menghasilkan gol pembuka dan kesalahan lainnya membuat situasi makin sulit bagi Arsenal. Di lini belakang:

  • Ben White mendapat nilai 5, mampu meredam Doku di awal namun kesulitan di babak kedua.
  • William Saliba (6), kuat dalam duel dengan Haaland, namun kehilangan pengawasan terhadap O’Reilly.
  • Gabriel Magalhaes (6), tampil konsisten dalam duel fisik.
  • Piero Hincapie (5), kesulitan hadapi pergerakan Semenyo dan gagal menutup dua umpan silang krusial.

Di lini tengah:

  • Declan Rice (5), agresif dalam tekel dan bola mati, tetapi kurang kontribusi dalam permainan terbuka.
  • Martin Zubimendi (5), kehilangan jejak O’Reilly pada gol pertama.
  • Kai Havertz (4), minim kontribusi dan digantikan oleh Noni Madueke.

Lini serang Arsenal juga tidak maksimal:

  • Bukayo Saka (5), dibatasi dengan tekel keras dan penjagaan ketat, pengaruhnya berkurang.
  • Leandro Trossard (4), kesulitan hadapi Nunes dan digantikan oleh Martinelli.
  • Viktor Gyokeres (4), sempat menekan Khusanov di babak pertama, namun redup setelahnya.

Upaya Bangkit Tak Membuahkan Hasil

Arsenal mencoba bangkit di fase akhir pertandingan. Gabriel Jesus nyaris memperkecil ketertinggalan lewat sundulan yang membentur mistar, hasil umpan silang Noni Madueke.

Riccardo Calafiori juga menciptakan dua peluang dari lini kedua, namun City mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga.

Dalam statistik pertandingan, Arsenal mencatatkan:

  • 10 tembakan (4 tepat sasaran)
  • 38% penguasaan bola
  • 258 operan dengan akurasi 77%
  • 12 pelanggaran dan 3 kartu kuning
  • 3 tendangan sudut

Sementara City unggul dalam penguasaan dan efektivitas serangan, dengan 62% penguasaan bola dan 2 gol dari 4 tembakan tepat sasaran.

Kekalahan di Wembley membuat Arsenal kembali gagal meraih trofi sejak terakhir kali menjuarai turnamen pada 2020.

Manchester City, di sisi lain, kembali memperlihatkan mental juara dan efektivitas tinggi dalam laga-laga besar seperti di final ini.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Rapor Man City vs Arsenal: Bek Kiri O’Reilly Tampil Gemilang
Next: Real Madrid vs Atletico 3-2: Brace Vinicius Antar Los Blancos Taklukkan Rival

Related News

Napoli vs Bologna 2-3 Napoli Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Musim Depan
  • Sepakbola
  • Serie A

Napoli vs Bologna 2-3: Napoli Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Musim Depan

Redaksi Cahaya May 12, 2026
Bali United vs Borneo FC 2-3 Pesut Etam Kian Menekan Persib di Puncak Klasemen
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Kian Menekan Persib di Puncak Klasemen

Redaksi Cahaya May 12, 2026
Bhayangkara FC vs Madura United 3-1 Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Bhayangkara FC vs Madura United 3-1: Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah

Redaksi Cahaya May 12, 2026

Recent Posts

  • Membuat Kopi Drip Jepang yang Otentik
  • Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic
  • Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil
  • Pantai Kuta Bali, Tempat Wisata Favorit untuk Surfing dan Menikmati Sunset
  • Pat Juk, Bubur Kacang Merah Korea yang Populer Saat Musim Dingin
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 FILM HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID REST AREA SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

Japanese-Iced-Coffee-VI
  • News

Membuat Kopi Drip Jepang yang Otentik

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic
  • News

Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil
  • News

Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil

Redaksi Cahaya May 13, 2026
bcdff707290d71798b79a9160ac1d4d4
  • News

Pantai Kuta Bali, Tempat Wisata Favorit untuk Surfing dan Menikmati Sunset

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.