Zakat Prabowo dan Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih Tembus Rp3,8 Miliar. Gambar: Dok. Kemenag
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan total mencapai lebih dari Rp3,8 miliar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (13/3).
Penyaluran zakat ini dilakukan sebelum dimulainya Sidang Kabinet Paripurna sebagai bagian dari kegiatan bertajuk Zakat Menguatkan Indonesia.
Sebanyak 111 muzaki menunaikan zakat dalam kegiatan tersebut, yang secara langsung diterima dan dipandu oleh Ketua Baznas, Dikdik Sodik Mudjahid.
“Saudara-saudara, alhamdulillah hari ini, pada hari ke-23 Ramadan, kami seluruh jajaran Baznas menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ujar Sodik, dikutip dari laman Kemenag pada Senin (16/3).
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk keteladanan dalam mendukung peran Baznas sebagai bagian penting dalam sistem ekonomi nasional.
“Kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberikan zakat dan ini menunjukan lagi peran yang sangat penting dari Baznas,” ucap Prabowo.
Jajaran yang Hadir dalam Penyaluran Zakat
Selain Presiden dan Wakil Presiden, kegiatan tersebut turut diikuti oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, kepala badan, penasihat khusus presiden, hingga asisten khusus presiden.
Dari Baznas, hadir Wakil Ketua Baznas Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Ending Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, Neyla Saida Anwar, Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.
Juga hadir Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan M. Imdadun Rahmat.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mendorong koordinasi antarlembaga untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat.
“Baznas ini, semua lembaga keuangan dan ekonomi dari semua organisasi keagamaan di Indonesia harus kita koordinasikan, dan kita konsolidasikan, dan kita tingkatkan kemampuannya dengan segala teknologi yang sudah ada supaya potensi ekonomi bangsa kita bisa kita kerahkan secara berarti, efisien, dan efektif,” tambahnya.
Target Pengumpulan Zakat nasional oleh Baznas
Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa pada Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar.
Target tersebut merupakan bagian dari total target penghimpunan zakat Baznas pusat sepanjang tahun 2026 sebesar Rp1,4 triliun. Secara nasional, target pengelolaan zakat tahun ini dipatok mencapai Rp66 triliun.
Selama bulan Ramadan, pengumpulan zakat secara nasional diproyeksikan sebesar Rp6 triliun. Dana ini dihimpun melalui sekitar 760 lembaga zakat yang terdiri dari Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia.
Sodik berharap keteladanan pimpinan negara dalam menunaikan zakat dapat menjadi pemicu partisipasi masyarakat luas.
“Kami siap, Baznas siap, untuk menerima dan menyalurkan zakat kepada para mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan ketentuan syariat,” tutupnya.
