Sebanyak 24.022 Jemaah Umrah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air. Gambar: Dok. Kementerian Haji
Hingga tanggal 12 Maret 2026, tercatat 24.022 jemaah umrah asal Indonesia telah kembali ke Tanah Air.
Proses pemulangan dilakukan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz Madinah di Arab Saudi.
Kepulangan jemaah ini diawasi langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Indonesia melalui Staf Teknis Urusan Haji yang bertugas di Arab Saudi.
Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M. Ilham Effendy, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan lapangan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran kepulangan jemaah.
“Petugas terus melakukan pengawasan lapangan serta berkoordinasi dengan pihak maskapai dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk memastikan setiap kendala yang dialami jemaah dapat segera ditangani,” ujar Ilham di Jeddah, Kamis (12/3), dikutip dari laman Kemenhaj.
Seluruh proses pengawasan dilakukan secara menyeluruh di titik-titik utama kepulangan, dengan penanganan terhadap kendala teknis yang terjadi di lapangan, seperti keterlambatan penerbangan akibat pembatalan oleh maskapai.
Pengawasan Intensif di Bandara Jeddah dan Madinah
Kementerian Haji dan Umrah melalui Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah melakukan pengawasan secara intensif di dua titik utama kepulangan jemaah, yaitu Bandara Jeddah dan Bandara Madinah.
Pengawasan ini mencakup proses keberangkatan pulang jemaah umrah Indonesia melalui berbagai penerbangan internasional dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Selama proses pemantauan, petugas menemukan sejumlah kendala teknis yang di antaranya terkait penyesuaian jadwal kepulangan akibat pembatalan penerbangan oleh pihak maskapai.
Namun, seluruh jemaah yang terdampak tetap dapat dipulangkan dengan aman melalui koordinasi yang dilakukan oleh tim teknis.
“Alhamdulillah, melalui berbagai upaya koordinasi yang dilakukan bersama maskapai, otoritas bandara, serta penyelenggara perjalanan ibadah umrah, para jemaah yang sebelumnya mengalami keterlambatan akhirnya dapat dipulangkan dengan aman,” jelas Ilham.
Komitmen Dampingi Kepulangan Jemaah
Kemenhaj menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen mendampingi seluruh proses pemulangan jemaah umrah dari Arab Saudi ke Indonesia.
Langkah pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh jemaah selama proses kepulangan berlangsung.
“Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan yang optimal serta dapat kembali ke Tanah Air dengan aman, tertib, dan nyaman,” kata Kemenhaj di laman resminya.
Pemulangan jemaah umrah merupakan bagian dari upaya pelayanan menyeluruh yang dilakukan Kemenhaj dalam memastikan keberangkatan dan kepulangan jemaah Indonesia berjalan sesuai standar operasional dan prosedur yang berlaku di Arab Saudi.
