Longsor Sampah di TPST Bantargebang Tewaskan 5 Orang. Gambar: X/@sonoraFM92
Seorang korban longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (9/3) pukul 12.00 WIB.
Penemuan ini menambah jumlah korban tewas akibat peristiwa tersebut menjadi lima orang.
Kejadian longsor terjadi sehari sebelumnya, pada Minggu (8/3), saat sejumlah truk sampah tengah mengantre untuk membuang muatan di area TPST Bantargebang.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa jenazah ditemukan tertimbun sampah setinggi 10 meter, dengan posisi sekitar lima meter dari lokasi ditemukannya sebuah truk sebelumnya.
“Kami menemukan satu korban yang meninggal dunia dalam keadaan ‘Mr. Delta’. Untuk jenis kelamin laki-laki, dan itu ada di set dua,” ujarnya dalam keterangan kepada awak media, Senin (9/3).
Korban tersebut diduga kuat merupakan pengemudi truk yang sebelumnya ditemukan tanpa penumpang pada malam sebelumnya.
“Semalam ditemukan truknya, namun tidak ada korban di dalamnya. Sehingga kemungkinan korban yang ditemukan hari ini adalah pengemudi yang ada di truk yang kita temukan tadi malam,” jelas Desiana.
Proses Evakuasi dan Penanganan Korban
Longsor terjadi secara tiba-tiba di Zona 4C TPST Bantargebang ketika sejumlah truk sedang mengantre.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo, menyampaikan bahwa kejadian tersebut diketahui dari laporan saksi di lokasi.
“Saksi mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor, kemudian melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan serta menimpa warung dan beberapa truk sampah,” ujarnya, Senin (9/3).
Petugas gabungan dari tim SAR, kepolisian, dan dinas terkait langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian serta evakuasi menggunakan alat berat seperti ekskavator.
Proses ini masih terus berlanjut karena masih ada korban yang dilaporkan hilang.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah, mengatakan bahwa jumlah korban dalam peristiwa ini masih dalam tahap pendataan dan estimasi.
“Untuk korban diduga, ini baru dugaan, kurang lebih ada 10 orang,” ujarnya.
Untuk mendukung proses pencarian dan identifikasi, tim SAR juga telah mendirikan posko pengaduan orang hilang di lokasi kejadian.
Sementara itu, tim Dokpol dari Polres Metro Bekasi Kota melakukan identifikasi terhadap jenazah yang telah ditemukan.
Seluruh jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna proses identifikasi lanjutan.
Daftar Korban Meninggal Dunia
Hingga Senin (9/3), lima korban dinyatakan meninggal dunia dalam insiden longsor sampah di TPST Bantargebang. Berikut identitas para korban yang telah ditemukan:
- Enda Widayanti (perempuan, 25 tahun) – pemilik warung
- Sumine (perempuan, 60 tahun) – pemilik warung
- Dedi Sutrisno (laki-laki) – sopir truk
- Irwan Suprihatin (laki-laki) – sopir truk
- Satu korban laki-laki belum teridentifikasi, diduga sopir truk
Seluruh korban ditemukan dalam kondisi tertimbun sampah dan telah dievakuasi untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.
