Laga Persijap Vs Persis Berakhir Ricuh, Begini Kronologinya. Gambar: TikTok/@radensukoco32
Kericuhan terjadi antara suporter Persijap Jepara dan Persis Solo saat laga pekan ke-24 BRI Super League yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, pada Kamis malam (5/3).
Insiden tersebut berlangsung di dalam stadion dan berlanjut ke luar area pertandingan setelah laga berakhir tanpa gol.
Insiden kericuhan bermula ketika suporter persis solo menyampaikan protes karena mengaku tidak mendapatkan tempat duduk meskipun telah membeli tiket resmi.
Situasi ini memicu aksi saling ejek antara kelompok suporter kedua tim di stadion.
Ketegangan antara pendukung Persijap Jepara dan Persis Solo meningkat menjelang akhir pertandingan.
Aparat keamanan yang bertugas di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, turun tangan setelah situasi memanas dan terjadi aksi saling lempar antarpendukung.
Ketegangan Meningkat pada Menit ke-85
Situasi memanas ketika suara ledakan petasan terdengar pada menit ke-85 dari tribun VIP yang ditempati pendukung tim tamu.
Setelah ledakan tersebut, aksi kericuhan antarpendukung meningkat di dalam stadion.
Beberapa benda dilemparkan oleh suporter dari kedua kubu. Petasan dan botol dilaporkan dilempar ke arah tribun lawan.
Sejumlah kursi stadion juga dicabut dan dilempar ke arah tribun pendukung lawan.
Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa gesekan bermula dari aksi saling ejek yang berkembang menjadi tindakan provokatif.
“Massa dari kedua belah pihak satu suporter Solo dan satu suporter dari Jepara ada gesekan,” ujar Hadi Kristanto saat konferensi pers.
Ia menambahkan bahwa situasi yang awalnya berupa adu kata berkembang menjadi aksi yang memicu ketegangan antarpendukung.
“Awalnya dari kata-kata kemudian mulai menggunakan gerakan provokatif sampai di beberapa tempat dari Solo yang mencabut kursi, dan beberapa kursi dilempar ke arah suporter Persijap,” sambungnya.
Petugas keamanan kemudian berupaya mengendalikan situasi untuk mencegah kericuhan semakin meluas di area tribun Stadion Gelora Bumi Kartini.
Kerusuhan Berlanjut hingga ke Luar Stadion
Setelah pertandingan antara Persijap Jepara dan Persis Solo berakhir imbang tanpa gol, ketegangan antarpendukung tidak langsung mereda.
Bentrokan dilaporkan terjadi di beberapa titik di luar stadion.
Salah satu titik kericuhan terjadi di kawasan Terminal Jepara. Aparat keamanan sebelumnya telah meminta suporter Persijap Jepara untuk segera meninggalkan area stadion.
Namun, sebagian suporter tidak langsung membubarkan diri dan justru berkumpul di sepanjang jalan menuju titik keberangkatan kendaraan rombongan Persis Solo.
“Namun mereka tidak meninggalkan stadion, namun mereka berkumpul di sepanjang jalan sampai dengan titik berkumpul kendaraan Persis Solo yaitu di Terminal,” ucap Hadi.
Akibat peristiwa kericuhan tersebut, sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi di beberapa lokasi di sekitar stadion dan area terminal.
Kerusakan yang tercatat meliputi kendaraan milik suporter, kursi stadion yang dicabut dan dilempar, serta pot bunga di sekitar lokasi.
Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto juga meminta masyarakat yang mengalami kerugian akibat insiden di Jepara, Jawa Tengah, tersebut untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian.
