Aplikasi Reviu MBG Resmi Diluncurkan BGN untuk Awasi Kualitas Makanan. Gambar: Dok. BGN
Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi reviu Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat pengawasan kualitas makanan dalam program makan bergizi gratis.
Peluncuran aplikasi tersebut ditujukan agar proses pengawasan kualitas makanan dapat dilakukan langsung di lapangan oleh penerima manfaat melalui guru dan kepala pos pelayanan terpadu (Kaposyandu).
Aplikasi reviu MBG digunakan untuk menilai kualitas makanan yang diterima dalam program MBG, mulai dari ketepatan waktu distribusi hingga kualitas rasa dan tampilan makanan.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan penerima manfaat dalam pengawasan program makan bergizi gratis.
“Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG,” ujar Sony Sonjaya, dikutip dari laman resmi MBG, Rabu (27/5).
Menurut Sony, keterlibatan penerima manfaat diharapkan dapat mendorong seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi makanan untuk menjaga kualitas makanan yang diberikan dalam program MBG.
“Dengan demikian Kepala SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan,” ujarnya.
Aspek Penilaian dalam Aplikasi Reviu MBG
Aplikasi reviu Menu MBG atau Organoleptik dirancang agar proses evaluasi kualitas makanan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Pengguna aplikasi terdiri dari guru yang ditunjuk pihak sekolah serta Kaposyandu yang memberikan laporan langsung setelah paket makan bergizi gratis diterima oleh kelompok penerima manfaat.
Dalam sistem aplikasi tersebut, terdapat sejumlah indikator penilaian yang digunakan untuk mengukur kualitas makanan dalam program MBG.
Penilaian meliputi ketepatan waktu pengiriman makanan, aroma makanan, rasa makanan, variasi menu yang disajikan, hingga tampilan makanan yang diterima penerima manfaat.
Data laporan yang masuk kemudian direkap melalui Dashboard Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas distribusi makanan di berbagai daerah.
Sistem ini menjadi bagian dari pengawasan program makan bergizi gratis agar kualitas makanan yang diterima tetap sesuai standar.
BGN Terima 1.707 Laporan Menu MBG
Berdasarkan data Dashboard Reviu Menu MBG seluruh wilayah per Sabtu (23/5) pukul 21.31 WIB, tercatat sebanyak 1.707 laporan telah masuk dari berbagai daerah terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Dari total laporan tersebut, sebanyak 1.705 laporan atau 99,88 persen menyatakan makanan layak dikonsumsi. Sementara itu, dua laporan menyebut makanan tidak layak konsumsi.
Pada aspek distribusi makanan, sebanyak 1.672 laporan atau 97,95 persen menyatakan makanan diterima tepat waktu maupun lebih awal. Sedangkan 35 laporan mencatat keterlambatan pengiriman makanan kepada penerima manfaat program MBG.
Dalam aspek kualitas sensorik, aroma makanan dinilai layak dalam 1.702 laporan atau 99,71 persen.
Pada aspek tampilan makanan, sebanyak 1.697 laporan atau 99,41 persen menyebut kondisi makanan sesuai standar yang ditetapkan.
Adapun dari sisi rasa makanan, sebanyak 1.688 laporan atau 98,89 persen menyatakan rasa makanan dapat diterima oleh penerima manfaat program makan bergizi gratis.
