West Ham United Terdegradasi usai 14 Tahun Berkiprah di Premier League. Gambar: Instagram/@westham
West Ham United dipastikan terdegradasi dari Premie League musim 2025/2026 setelah mengakhiri kompetisi di peringkat ke-18 klasemen akhir dengan 39 poin.
Kepastian itu terjadi pada Minggu (24/5) malam WIB setelah Tottenham Hotspur menang 1-0 atas Everton di Tottenham Hotspur Stadium, hasil yang membuat posisi West Ham tidak lagi bisa keluar dari zona degradasi meski meraih kemenangan pada laga terakhirnya.
Pada hari yang sama, West Ham menundukkan Leeds United dengan skor 3-0 di London Stadium.
Namun kemenangan tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari degradasi Liga Inggris karena Tottenham Hotspur, yang menjadi pesaing dalam perebutan tiket bertahan di Premie League, juga mengamankan tiga poin penuh.
Hasil akhir itu memastikan West Ham harus turun kasta ke Championship setelah 14 tahun bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola liga inggris.
Pelatih West Ham United, Nuno Espirito Santo, menyampaikan kekecewaannya seusai pertandingan di London Stadium.
“Kami sedih, kami kecewa, dan memang itu yang kami rasakan saat ini. Kami tahu misi kami sangat berat karena nasib tidak sepenuhnya ada di tangan kami,” ujar Nuno, dikutip dari Tribal Football.
“Kami sudah melakukan bagian kami, tetapi itu tidak cukup. Kami harus meminta maaf kepada para suporter dan berterima kasih atas dukungan luar biasa mereka,” sambungnya.
Jalannya Laga dan Hasil Penentuan
Pada pertandingan di London Stadium, tiga gol kemenangan West Ham atas Leeds United dicetak oleh Taty Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson.
Tambahan tiga poin membuat West Ham mengoleksi total 39 poin di klasemen akhir Premie League musim 2025/2026. Meski demikian, hasil di pertandingan lain menjadi faktor penentu.
Tottenham Hotspur yang bersaing langsung dengan West Ham dalam perebutan posisi aman berhasil mengalahkan Everton dengan skor 1-0 di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (24/5) malam WIB.
Kemenangan tersebut memastikan Tottenham tetap berada di atas zona degradasi Liga Inggris, sementara West Ham harus menerima kenyataan finis di posisi ke-18.
Dengan berakhirnya musim ini, west ham resmi terdegradasi dari premie league dan akan tampil di Championship pada musim berikutnya.
Degradasi tersebut mengakhiri 14 tahun kiprah mereka secara beruntun di kasta tertinggi Liga Inggris.
Dampak Finansial dan Situasi Skuad
Degradasi dari premie league berdampak langsung pada kondisi finansial West Ham.
Menurut laporan BBC Sport, sebagian besar pemain akan mengalami pemotongan gaji signifikan, bahkan mencapai 50 persen dalam beberapa kasus.
Kondisi ini berpotensi memengaruhi stabilitas skuad menjelang musim baru di Championship.
Situasi tersebut juga membuka kemungkinan hengkangnya sejumlah pemain penting pada bursa transfer musim panas.
Beberapa pemain yang dipastikan habis kontrak pada musim panas ini adalah Axel Disasi, Adama Traore, dan Callum Wilson. Ketiganya berpotensi meninggalkan west ham setelah kontraknya berakhir.
Selain itu, nama Mateus Fernandes menjadi salah satu pemain yang berpotensi dilepas.
Gelandang asal Portugal tersebut dibeli dengan nilai sekitar £40 juta pada Agustus tahun lalu dan disebut memiliki nilai pasar yang meningkat setelah tampil musim ini.
Ia dikaitkan dengan Paris Saint-Germain dan Manchester United.
Dengan kondisi tersebut, west ham menghadapi tantangan dari sisi teknis dan finansial setelah terdegradasi dari premie league.
Klub asal London itu akan menjalani musim depan di Championship usai 14 tahun berkompetisi di Liga Inggris.
