WHO Kritik Negara Yang Tutup Pintu Bagi Pendatang Dari Afrika Akibat Omicron

WHO mengkritik kebijakan negara-negara yang menutup pendatang dari afrika akibat dari varian baru Omicron, berikut informasi lengkapnya !

WHO Kritik Negara Yang Tutup Pintu Bagi Pendatang Dari Afrika Akibat Omicron
Ilustrasi WHO. Gambar : AFP/Fabrice Coffrini

Cahaya.co - WHO yang merupakan Organisasi Kesehatan Dunia mengkritik negara-negara dunia yang langsung menutup pintunya bagi pendatang dari Afrika akibat munculnya varian baru Covid-19 yaitu varian Omicron.

Matshidiso Moeti selaku Direktur WHO untuk Afrika menyampaikan bahwa negara-negara dunia seharusnya mengambil keputusan berdasarkan data ilmiah serta regulasi kesehatan internasional.

Dalam pernyataan yang dikutip Associated Press pada hari Minggu (28/11/2021), Moeti menyampaikan bahwa larangan perjalanan kemungkinan hanya berdampak sedikit untuk mengurangi penyebaran Covid-19, namun menyengsarakan kehidupan.

Kemudian ia pun melanjutkan bahwa apabila larangan diterapkan, seharusnya tidak invasif ataupun mengganggu, dan harus berdasarkan dengan ilmiah, sesuai dengan Regulasi Kesehatan Internasional yang merupakan bagian dari hukum internasional yang telah diakui oleh 190 negara.

Selain itu, Moeti memuji Afrika Selatan lantaran telah mengikuti regulasi kesehatan internasional dengan langsung menginformasikan kepada WHO usai laboratorium negaranya mengkonfirmasi varian Omicron.

Kemudian ia menambahkan bahwa WHO mendukung negara-negara seperti Afrika yang memiliki keberanian untuk memberikan informasi terkait dengan kesehatan publik yang menyelamatkan nyawa, serta membantu melindungi dunia dari penyebaran Covid-19.

Moeti menyampaikan pernyataan tersebut tak lama usai Cyril Ramaphosa selaku Presiden Afrika Selatan menyampaikan pernyataan bahwa ia mengecam larangan perjalanan yang diterapkan oleh berbagai negara. Menurutnya, keputusan tersebut sangat tidak adil.

Ramaphosa menyampaikan bahwa larangan perjalanan tersebut tidak disertai oleh fakta ilmiah ataupun efektif mencegah penyebaran varian ini. Satu-satunya akibat yang ditimbulkan dari larangan ini yaitu merusak ekonomi dari negara-negara terkait, serta mengurangi kemampuan untuk merespons dan pulih dari pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pemerintah Afrika Selatan juga mengecam pemerintah Inggris lantaran langsung melarang masuk pendatang yang berasal dari kawasan Afrika usai temuan kasus Omicron.

Sejumlah negara pun mengikuti langkah yang diambil oleh Inggris seperti Jerman, Israel, Australia, Brasil, Amerika Serikat, Kanada, Bahrain, Kuwait, Mauritius, Malaysia, Filipina, dan Singapura. 

WHO juga telah mengingatkan kepada berbagai negara di seluruh dunia agar tidak tergesa-gesa dalam menetapkan larangan perjalanan dari Afrika. Mereka pun merilis pernyataan tersebut menjelang rapat guna membahas varian Omicron pada Jumat pekan lalu.

WHO pun memasukkan varian Omicron ke dalam kategori variant of concern, dimana varian tersebut lebih mengkhawatirkan ketimbang variant of interest.