Wahidin Halim Tolak Honor Satgas Covid-19 Rp 25 Juta Perbulan

Gubernur Banten Wahidin Halim tolak bayaran atau honor sebagai satgas Covid 19 sebesar Rp 25 juta perbulan

Wahidin Halim Tolak Honor Satgas Covid-19 Rp 25 Juta Perbulan
Gambar dilansir dari : regional.kompas

Cahaya.co - Wahidin Halim yang merupakan Gubernur Banten menolak untuk menerima honorarium satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Banten sebesar Rp 25 juta per bulan. 

Menurutnya, penolakan tersebut dilakukan agar dapat menjaga perasaan seluruh masyarakat Banten yang terdampak akibat adanya pandemi Covid-19. 

Melansir dari Kompas.com, Wahidin berkata bahwa demi menjaga perasaan rakyat, menjaga rasa empati dan sensitivitas terhadap warga masyarakat Banten yang terkena maupun yang terdampak Covid-19.

Kini, Wahidin bersama dengan Kabupaten dan Kota yang berada di Provinsi Banten, tengah berfokus kepada penanganan pandemi Covid-19 yang terjadi.

Wahidin pun juga berusaha untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama kepada para pasien Covid-19 yang berada di RSUD Banten dan RSUD Malimping, serta Labkesda Banten. 

Wahidin berkata bahwa Peninjauan dan sidak pelaksanaan PPKM, distribusi bantuan sosial bagi warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, percepatan vaksinasi hingga pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Rina Dewiyanti yang merupakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, menjelaskan bahwa honor ketua Satgas Covid-19 sebesar Rp 25 juta perbulan sesuai dengan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900/5663/SJ.

Rina berkata bahwa Pak Gubernur dapat alokasi per bulan Rp 25 juta. Akan tetapi, Wahidin pun menolak honor tersebut walaupun secara aturan dimungkinkan.

Menurutnya, honor satgas juga ditolak oleh Andika Hazrumy yang merupakan Wakil Gubernur Banten, Sekretaris Daerah beserta jajaran Satgas Covid-19  Provinsi Banten. 

Terakhir, Rina menjelaskan bahwa anggaran Honor Satgas akan digunakan pada perubahan APBD untuk kegiatan dan program yang lebih prioritas.