Thailand Sudah Membuka Wisata Pantai Phuket Untuk Wisatawan Asing

Thailand Kembali buka wisata pantai phuket untuk wisatawan asing, Bukti cepatnya recovery Thailand dari Covid-19!

Thailand Sudah Membuka Wisata Pantai Phuket Untuk Wisatawan Asing
Gambar dilansir dari : travel.okezone

Cahaya.co - Kawasan wisata pulau Phuket di Thailand selatan sudah kembali dibuka untuk pariwisata internasional mulai hari ini setelah wabah Covid-19 menghentikan kedatangan wisatawan sejak lebih dari setahun terakhir.

Para turis tidak harus  menjalani karantina apa pun jika mereka telah divaksinasi penuh terhadap virus Corona di negara asal mereka setidaknya selama 14 hari. Akan tetapi, Tes Covid-19 pada saat kedatangan akan tetap dilakukan.

Presiden Asosiasi Turis Phuket yaitu Bhummikitti Ruktaengam mengatakan bahwa Wisatawan harus menunggu hasilnya di kamar hotel mereka. Jika negatif, mereka bebas pergi.

Kemudian ia kembali menjelaskan bahwa para wisatawan bisa bepergian dengan bebas tetapi harus di dalam kawasan Phuket. Apabila mereka ingin mengunjungi bagian lain Thailand, mereka harus menghabiskan setidaknya 14 hari di Phuket terlebih dahulu, katanya.

Phuket dikenal sebagai Mutiara dari Laut Andaman, selain itu Phuket menjadi provinsi pertama di Thailand yang menyambut kembali wisatawan internasional tanpa persyaratan karantina.

Hal tersebut merupakan bagian dari model pariwisata eksperimental yang disebut Phuket Sandbox, yang telah dirancang untuk membantu pemulihan ekonomi dari pandemi.

Yuthasak Supasorn selaku Kepala Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) mengatakan bahwa pulau di wilayah selatan itu dipilih untuk mempelopori model tersebut karena kesiapannya, ketergantungan yang kuat pada wisatawan internasional, dan ketidakterbatasan geografis.

Phuket juga merupakan salah satu tujuan pilihan di kalangan pelancong luar negeri selain Bangkok, Samui, Krabi, Pattaya, Hua Hin dan Chiang Mai, berdasarkan survei oleh TAT.

Selain divaksinasi secara lengkap, wisatawan internasional yang ingin mengunjungi Phuket mulai 1 Juli harus memenuhi beberapa persyaratan lainnya.

Mereka harus mendapatkan sertifikat masuk (COE) di kedutaan Thailand tempat mereka berasal. Setelah itu, dalam kurung waktu 72 jam sebelum terbang ke Thailand, mereka harus mendapatkan sertifikat yang menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Di lain sisi, anak-anak yang berusia di bawah enam tahun yang bepergian dengan orang tua mereka dapat memasuki provinsi tersebut tanpa vaksinasi sebelumnya.

Sebelum pandemic, jutaan orang mengunjungi Phuket setiap tahunnya, dan pemerintah serta industri pariwisata berharap pembukaan kembali akan membantu menyelamatkan ekonominya yang terpukul.

Prayuth Chan-ocha selaku Perdana Menteri telah terbang terbang ke Phuket untuk mengawasi pembukaan kembali, dengan 249 wisatawan akan tiba dengan penerbangan dari Israel, Abu Dhabi dan Qatar.

Dikutip dari REUTERS, Taweesin Visanuyothin selaku juru bicara gugus tugas COVID-19 pemerintah mengatakan bahwa Sebagian besar penduduk Israel telah divaksinasi dan mereka akan menjadi kelompok turis utama yang memasuki Thailand kali ini.

Pemerintah Thailand mengharapkan sekitar 100 ribu wisatawan mancanegara mengunjungi Phuket pada kuartal ketiga tahun ini dan menghasilkan pendapatan 8,9 miliar baht (sekitar Rp4 triliun).

Sebagai informasi, Thailand telah kehilangan sekitar US$50 miliar (sekitar Rp23 triliun) dalam pendapatan pariwisata tahun lalu karena kedatangan asing turun 83 persen menjadi 6,7 juta, dari rekor 39,9 juta pada 2019.