Suplai Vaksin Terus Bertambah, Indonesia Terima Vaksin Donasi 3,1 Juta Dosis

Indonesia kembali kedatangan vaksin sebanyak 3,1 juta dosis yang merupakan donasi dari Covax Facility

Suplai Vaksin Terus Bertambah, Indonesia Terima Vaksin Donasi 3,1 Juta Dosis
Vaksin Tahap 190&191. Gambar : Kominfo

Cahaya.co - Demi mengupayakan program percepatan vaksin, Pemerintah kembali menerima kedatangan vaksin AstraZeneca sebanyak 3.182.400 dosis yang termasuk kedalam kedatangan tahap ke-190 dan 191 yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang, Banten pada Sabtu (8/1/2022) malam.

Kedatangan vaksin tersebut merupakan donasi dari COVID-19 Vaccines Global Access (COVAX) Facility.

Dalam beberapa waktu kebelakang, Indonesia terus kedatangan vaksin dari berbagai merk demi mewujudkan langkah pemerintah untuk meningkatkan vaksinasi di daerah sebagai perlindungan utama masyarakat dari Covid-19

Perlu diketahui target saat ini capaian vaksin ialah 208,2 juta penduduk Indonesia pada Maret-April 2022 atau dua bulan ke depan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, mengatakan untuk mencapai target tersebut, pemerintah terus menggalakkan program vaksinasi pada berbagai kelompok usia dan segera memulai pemberian vaksinasi penguat atau booster.

“Diharapkan pada Maret atau April nanti, target sasaran vaksinasi 208,2 juta penduduk akan terselesaikan,” ujar Menkominfo di Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Menurutnya, dengan vaksinasi yang masif, kekebalan komunal bisa tercapai sehingga masyarakat lebih terlindungi, terutama sebagai antisipasi varian mutasi baru Omicron.

“Meski saat ini cakupan vaksinasi Indonesia terbilang tinggi, namun target masih harus dikejar,” imbuh Menkominfo.

Berdasarkan data per 6 Januari 2022, 80 persen sasaran vaksinasi telah mendapatkan suntikan dosis pertama dan lebih dari 55 persen telah mendapatkan vaksinasi lengkap dua dosis.

Untuk meningkatkan sasaran tersebut, pemerintah telah memulai vaksinasi untuk anak 6-11 tahun sejak Desember 2021 lalu dan akan menerapkan vaksin booster mulai 12 Januari 2022 mendatang.

“Ini adalah kerja besar melibatkan perjuangan dan dukungan berbagai pihak dari pusat hingga daerah, termasuk para pembuat opini publik seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan akademisi. Yang terpenting, peran aktif masyarakat. Kita sudah sampai sejauh ini, harus tetap dipertahankan,” ujar Menkominfo.

Kerja sama yang baik telah berhasil membuat Indonesia menjadi sebagai salah satu negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia, mengikuti Tiongkok, India, dan Amerika Serikat (AS), dengan catatan cakupan vaksinasi sebanyak 166,67 juta sasaran.

“Capaian seperti ini harus kita jadikan motivasi untuk tetap bergerak. Jangan lengah, karena perkembangan COVID-19 masih sangat dinamis. Terlebih dengan masuknya Omicron ke Indonesia dan telah terjadi transmisi lokal,” kata Menkominfo.