Space X Dikontrak Nasa Untuk Misi Ke Jupiter

Perusahaan penerbangan luar angkasa yakni Space X dikontrak Nasa untuk misi ke Jupiter

Space X Dikontrak Nasa Untuk Misi Ke Jupiter
Gambar dilansir dari : TRT World

Cahaya.co - SpaceX selaku perusahaan penerbangan luar angkasa mendapatkan kontrak NASA untuk menyediakan layanan peluncuran untuk misi menyelidiki bulan Jupiter, yang bernama Europa. 

Dalam misi ini, NASA menyebutkan kontraknya seharga 178 juta dollar AS pada Jumat (23/07/2021). Misi menyelidiki bulan Jupiter akan berlangsung di roket Falcon Heavy dan menggunakan peralatan untuk menentukan apakah bulan es dapat menopang kehidupan. 

Misi tersebut akan dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2024 dari Launch Complex 39A di Kennedy Space Center NASA di Cape Canaveral, Florida.

Melansir dari The Hill, NASA menjelaskan bahwa tujuan utama misi tersebut ialah untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi dari permukaan Europa, menentukan komposisinya, mencari tanda-tanda aktivitas geologi baru-baru ini atau yang sedang berlangsung.

NASA juga menambahkan bahwa misi tersebut juga dilakukan untuk mengukur ketebalan cangkang es bulan, mencari danau di bawah permukaan, dan menentukan kedalaman dan salinitas dari permukaan es bulan.

Diketahui, SpaceX telah bekerja dengan NASA dalam beberapa misi membawa kargo ke stasiun luar angkasa internasional sejak 2019 serta astronot, sejak tahun lalu. 

Pesawat ruang angkasa bernama Dragon SpaceX menjadi pesawat yang membawa mahluk laut ke luar angkasa dalam pengiriman kargo terbaru.

Diketahui, Falcon Heavy 23 lantai yang sebagian dapat digunakan kembali milik perusahaan ini, saat ini menjadi kendaraan peluncuran luar angkasa operasional paling kuat di dunia.

Pesawat luar angkasa yang diciptakan oleh pemilik SpaceX Elon Musk tersebut dinilai bisa melakukan misi luar angkasa penting.

Sebagai informasi, SpaceX adalah perusahaan kedirgantaraan ternama di AS, tepatnya berpusat di Hawthorne, California. Perusahaan yang telah didirikan sejak 6 Mei 2002 itu telah memproduksi banyak kendaraan luar angkasa, seperti peluncuran Falcon 9 dan Falcon Heavy, mesin roket, kargo Dragon, pesawat ruang angkasa awak, dan satelit komunikasi Starlink. 

Yang menjadikan SpaceX lebih unik daripada perusahaan swasta bidang teknologi dan kedirgantaraan luar angkasa lainnya, terletak pada prinsip reusability atau penggunaan kembali.

Terobosan reusability yang dimiliki oleh SpaceX dipercaya menjadi faktor utama mempercepat terwujudnya berwisata ke luar angkasa dengan ongkos yang murah. 

Mengacu pada pengalaman-pengalaman sebelumnya, peluncuran dan pembuatan roket yang mahal hanya dapat digunakan untuk terbang satu kali. SpaceX berusaha untuk menciptakan roket terobosan baru dimana roket tersebut akan dapat digunakan beberapa kali seperti pesawat terbang komersial.