Ridho Rhoma Di Vonis Dua Tahun Penjara Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Pedangdut Ridho Rhoma secara resmi menerima vonis 2 tahun penjara dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara terkait kasus penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba

Ridho Rhoma Di Vonis Dua Tahun Penjara Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika
Ridho Rhoma. Gambar : KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung

BaperaNews - Pedangdut Ridho Rhoma telah menerima vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara terkait kasus penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba.

Berita yang telah dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti. Ridho Rhoma divonis dua tahun hukuman penjara sejak 21 September 2021.

"Memang (statusnya) sudah narapidana. Sudah dieksekusi oleh kejaksaan dalam pidana hukuman penjara 2 tahun," kata Rika saat dihubungi wartawan, Kamis (28/10/2021).

Kini Ridho Rhoma menjalani masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur pada Kamis (28/10/2021).

Sebelum bergabung dengan narapidana lainnya, Ridho Rhoma menjalani pengecekan kesehatan terlebih dahulu dan juga menjalani isolasi untuk mencegah penularan Covid-19.

"Dilakukan protokol kesehatan tentunya dicek kesehatannya dan juga dilakukan SWAB Antigen. Selanjutnya di tempatkan di ruang isolasi selama 14 hari," ujar Rika Aprianti.

Sebelumnya, Pihak kepolisian menangkap kembali pedangdut dengan nama asli Muhammad Ridho Irama dengan dugaan kasus penyalahgunaan dan kepemilikan narkoba. Ridho Rhoma disebut ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Tanjung Priok di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan.

Putra dari Raja Dangdut Indonesia Rhoma Irama ini dikabarkan positif menggunakan amphetamine. Saat itu, polisi menemukan 3 butir ekstasi dari Ridho Rhoma. Barang terlarang itu disembunyikan oleh Ridho di dalam bungkus rokok. Polisi juga menyebutkan alasan Ridho Rhoma mengonsumsi barang haram tersebut untuk bersenang-senang.

Hal ini bukan kali pertama Ridho Rhoma tersandung kasus narkoba. Diketahui sebelumnya Ridho Rhoma baru saja dinyatakan bebas bersyarat pada Januari 2020 atas kasus yang sama yaitu penyalahgunaan narkoba.

Kasus yang menimpa Ridho Rhoma pada tahun 2017 ditangkap oleh pihak kepolisian dengan barang bukti jenis sabu seberat 0,7 gram di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Sempat bebas dari penjara tahun 2018, namun putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) memberatkan hukuman Ridho Rhoma menjadi 18 bulan. Sehingga dia pun harus kembali ke penjara dan baru bebas pada tahun 2020.