Produksi Minyak Seharga 14 Ribu Per Liter Mulai Diproduksi Minggu Depan

Pemerintah mulai produksi minyak murah seharga 14 ribu per liter, Bakal mulai produksi Minggu Depan. Berikut Informasi Selengkanya!

Produksi Minyak Seharga 14 Ribu Per Liter  Mulai Diproduksi Minggu Depan
Gambar : bimcbali.com

Cahaya.co - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan produksi minyak goreng kemasan berharga Rp14 ribu per liter akan dimulai paling lambat minggu depan. Untuk tahap awal, pemerintah akan menunjuk 5 produsen minyak goreng sebagai pelaksana produksi.

"Mudah-mudahan produksi tidak akan lebih lama dari minggu depan," kata Lutfi dalam konferensi pers, Rabu (5/1) kemarin.

Sebagai informasi, pemerintah berjanji akan menyebar minyak goreng berharga Rp14 ribu per liter selama 6 bulan terhitung dari Januari ini. Kebijakan itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Rabu (5/1). Ia menyatakan penyediaan minyak goreng seharga Rp14 ribu per liter itu akan dilakukan sampai 6 bulan ke depan. Setelah itu, pemerintah akan melakukan evaluasi pada Mei untuk diperpanjang atau tidak.

Airlangga mengatakan penyediaan minyak goreng itu merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

Untuk mewujudkan itu, pemerintah akan menggelontorkan 1,2 miliar liter minyak goreng.

"Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan minyak goreng untuk masyarakat dengan harga Rp14 ribu per liter di tingkat konsumen di seluruh Indonesia," kata Airlangga.

Airlangga mengatakan penyediaan minyak goreng itu merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

"Dibutuhkan anggaran untuk menutup selisih harga (pasar) ditambah dengan PPN (pajak penghasilan) sebesar Rp3,6 triliun. Komite pengarah juga memutuskan BPDPKS menyediakan dan melakukan pembayaran tersebut," katanya.

Lutfi menambahkan minyak goreng berharga Rp 14 ribu per liter nanti didistribusikan terlebih dahulu ke pasar-pasar yang dipantau Kementerian Perdagangan. Lutfi berharap program tersebut dapat memberikan minyak goreng yang terjangkau bagi masyarakat.

Ke depan, ia memastikan produksi minyak goreng akan dilakukan oleh 70 industri dan 225 packer.

Sebagai informasi, harga minyak goreng masih melambung tinggi di saat harga bahan pokok lainnya justru cenderung turun pada awal tahun.

Dari pantauan CNNIndonesia.com pada Rabu (5/1) kemarin, harga minyak goreng curah di Pasar Warung Buncit, Jakarta Selatan masih mencapai Rp 21 ribu per kilogram (kg). Sementara itu, harga minyak goreng kemasan sebesar Rp20 ribu per liter.