Presiden Jokowi Beri Kabar Baik Terkait Covid-19 Di Indonesia

Kabar baik terkait Covid 19 di sampaikan oleh Presiden Jokowi, penurunan kasus drastis jadi kabar baik

Presiden Jokowi Beri Kabar Baik Terkait Covid-19 Di Indonesia
Gambar : Sekretriat Presiden/Rusman

Cahaya.co - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan kabar terbaru mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Walaupun sebelumnya kasus Covid-19 sempat melonjak tinggi, akan tetapi saat ini kondisinya sudah lebih membaik.

Jokowi pun mengungkapkan hal tersebut saat ia memberikan pengarahan dalam sarasehan 100 Ekonom bertemakan Penguatan Reformasi Struktural Fiskal dan Belanja Berkualitas di Tengah Pandemi secara virtual.

Jokowi pun melanjutkan bahwa Kita (Indonesia) dan juga negara lain di seluruh dunia sedang menghadapi tekanan yang berat, tetapi Alhamdulillah perkembangan kasus Covid-19 harian di Indonesia kini semakin membaik.

Ia pun kemudian menceritakan mulai awal bulan Februari sampai bulan Juni perkembangan kasus harian menurun yaitu 2.633 kasus terkonfirmasi positif, tetapi karena adanya varian delta membuat kasus harian tersebut melonjak naik dan di 15 juli tercatat ada 56.000 kasus harian.

Para ahli epidemiologi pun mewanti-wanti kepada Jokowi terkait melonjaknya kasus harian, apabila tidak segera ditangani kasus harian mungkin bisa mencapai 400.000 kasus.

Jokowi pun bersyukur karena setelah berada di titik 56.000, kemarin kasus harian di Indonesia menurun hingga di angka 18.000. 

Selain itu, perkembangan kasus Covid-19 ini juga memberikan dampak pada tingkat keterisian rumah sakit (BOR). Seperti yang diketahui, angka BOR di Indonesia sempat menembus 92% dari total kapasitas, akan tetapi secara perlahan angka BOR tersebut dapat diturunkan.

Jokowi berkata bahwa pada bulan September tahun lalu, angka BOR pernah mencapai 92% yang kemudian pada tanggal 18 Mei tahun ini turun menjadi 15%. Namun angka tersebut melonjak lagi pada akhir Juni 2021 ini, per 30 Juni mencapai angka 91%. 

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan, jumlah kasus dan kematian mingguan di tanah air terus mengalami penurunan.

Berdasarkan laporan “Ikhtisar Mingguan Covid-19”, penurunan tersebut terjadi selama masa PPKM darurat di Indonesia yang dilakukan hingga 23 Agustus.

Akibat adanya PPKM darurat, dalam satu pekan terakhir tercatat 145.361 kasus atau turun 26,2% dibandingkan pada pekan sebelumnya yaitu 7-13 Agustus.

Angka kematian pun juga ikut mengalami penurunan yaitu sebesar 19,9%. Sejak 10 Juli hingga 19 Agustus, persentase keterpakaian tempat tidur (BOR) juga terus mengalami penurunan dan juga tidak ada provinsi yang berada di level terbatas.

Dalam skala regional, kasus aktif di seluruh provinsi Jawa-Bali menurun hingga 29%, dari minggu sebelumnya. Yang terbesar terjadi di Banten dengan 36,6%.