Poin Pertemuan Presiden Korsel Dan Jokowi

Presiden Jokowi telah menyelesaikan lawatannya dengan Presiden Korea Selatan, berikut poin-poin pertemuan antara Jokowi dan Presiden Korsel

Poin Pertemuan Presiden Korsel Dan Jokowi
Gambar : Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Cahaya.co - Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol curhat kepada Presiden RI Jokowi tentang rasa khawatirnya soal ancaman rudal dan nuklir Korea utara. Yoon Seok-yeol menyampaikannya ketika bertemu Jokowi di Kantor Kepresidenan Yongsan pada Kamis (28/7).

Menurut Yoon Seok-yeol, Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memiliki pandangan bahwa ancaman nuklir dari Korut ialah hal yang mengkhawatirkan, sebab bisa merusak stabilitas dan keamanan di kawasan bahkan dunia.

“Kami punya pandangan yang sama bahwa ancaman rudal dan nuklir Korut mengkhawatirkan” ujarnya.

“Kami sepakat untuk berupaya menyatukan masyarakat internasional dalam menghadapinya” imbuhnya.

Sebelumnya Presiden Korea Utara Kim Jong-un menyampaikan ancaman nuklirnya kepada Amerika Serikat dan Korea Selatan serta menyatakan siap perang nuklir pada Kamis (28/7), Kim Jong-un mengancam akan menghabisi Korsel jika terus memprovokasi AS misalnya dengan latihan militer.

Terlepas dari curhat Yoon tersebut, Jokowi dan Yoon Seok-yeol membahas sejumlah hal lain dalam pertemuan bilateral kedua Negara, mulai dari kerjasama di bidang bisnis, perdagangan, investasi, isu kawasan, hingga proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan jet tempur KF-21.

Berikut Poin Inti dari Pertemuan Yoon Seok-yeol dan Jokowi di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul pada Kamis 28/7 :

1. Memperkuat Kerjasama
Indonesia dan Korea Selatan sepakat untuk memperkuat kerjasama strategis seiring dengan perkembangan  dunia yang dinamis dengan tujuan sama yakni mempertahankan kawasan Indo pasifik tetap stabil dan damai. Yoon Seok-yeol juga berkomitmen akan memperkuat kerjasama dengan ASEAN.

2. Pamer Jet Tempur KF-21

“KF-21 atau IFX jet tempur generasi terbaru telah sukses diuji coba terbang perdana pada beberapa waktu lalu, kedua Negara menyambut pencapaian tersebut” ujar Yoon Seok-yeol . Indonesia dan Korsel bekerjasama untuk pengembangan jet tempur hingga selesai dikembangkan.

3. Korsel ikut bangun IKN
Yoon Seok-yeol dan Jokowi menandatangani MoU kerjasama teknis pemindahan dan pembangunan IKN. Yoon menyebut kota Sejong di Korsel bisa jadi salah satu referensi Indonesia untuk membangun IKN.

“Pengalaman Korsel dalam membangun Sejong bisa jadi referensi yang baik untuk Indonesia” kata Yoon. Sejong sendiri ialah kota administrative yang berada 112 km dari Seoul.

4. Bahas Ukraina
Yoon Seok-yeol menyebut Korsel siap membantu Ukraina dalam situasi perang, termasuk soal krisis pangan dan energi.