PENUMPANG INTERNASIONAL HARUS LEWATI 9 PEMERIKSAAN DI BANDARA SOETTA

Semenjak peningkatan kasus Covid-19 yang semakin tinggi, dan banyak warga asing mencari pelarian ke Indonesia, Bandara Soetta Perketat pemeriksaan

PENUMPANG INTERNASIONAL HARUS LEWATI 9 PEMERIKSAAN DI BANDARA SOETTA
Gambar dilansir dari : megapolitan-okezone.

Cahaya.co - Satgas Udara Penanganan Covid-19 memperketat proses kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru datang dari perjalanan luar negeri di bandara Soetta.

Prosedur baru ini diterapkan setelah banyak sekali WNA asal India yang berhasil masuk ke Indonesia tanpa melalui proses karantina.

Dalam prosedur ini, ada sembilan check point yang harus dilalui penumpang internasional. Sehingga, diharapkan peristiwa lolosnya WNA dari wajib karantina tidak terjadi lagi.

“Bandara Soekarno-Hatta memfasilitasi posko ini untuk khusus memantau 24 jam kedatangan penumpang dari luar negeri. Kami berharap posko gabungan ini dapat memastikan prosedur kedatangan penumpang dari luar negeri dijalankan dengan baik,” jelas Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/5/2021).

Komandan Satgas Udara Penanganan COVID-19 Kolonel Tek Sunu Eko P mengatakan, prosedur baru ini guna memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes), termasuk proses menuju lokasi karantina.

"Kami mohon dukungan masyarakat, dan berterima kasih kepada penumpang yang telah menjalankan prosedur ini dengan baik," kata Kolonel Tek Sunu Eko P, kepada wartawan, di Bandara Soetta, Jumat sore.

Pada check point pertama, penumpang yang baru tiba mengisi data diri dan data penerbangan melalui aplikasi Hore V2 (Hotel Reservation Version 2) di Area Kedatangan Internasional yang dilengkapi dengan fasilitas WiFi. Penumpang juga dapat menggunakan kiosk machine untuk menginput data.

Pada check point kedua, penumpang melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan yang dilakukan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes).

Dalam proses ini, nantinya akan ditentukan apakah karantina bisa dilakukan di hotel atau Wisma Atlet Pademangan. Check point ketiga, penumpang akan didata terkait lokasi karantina, seperti poin kedua.

Check point keempat, penumpang menjalani proses keimigrasian. Kelima, penumpang mengambil bagasi di Area Pengambilan Bagasi. Keenam, penumpang menjalani proses kepabeanan dan ketujuh, penumpang melakukan registrasi di Help Desk Hotel untuk selanjutnya proses karantina.

Pada check point kedelapan, penumpang kembali menjalani pendataan identitas diri dan lokasi karantina yang dilakukan oleh petugas Polresta Bandara. Terakhir, yakni yang sembilan, penumpang dijemput bus untuk menuju lokasi karantina.

Proses penjemputan dilakukan dengan konsep single pick up point untuk memudahkan pengawasan. Bus yang boleh menjemput hanya yang telah ditunjuk oleh pihak satgas.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, posko ini juga dioperasikan di Bandara Halim Perdanakusuma. Adapun mulai 25 April 2021, para pelaku perjalanan dari India dilarang masuk ke Indonesia.

Bagi WNI yang pernah tinggal atau mengunjungi India dalam 14 hari diperbolehkan masuk ke Indonesia dengan protokol kesehatan ketat salah satunya dilakukan karantina selama 14 hari.