Pendaftaran CPNS 2021 Akan Dibuka Akhir Bulan Ini

Pendaftaran CPNS 2021 Segera Dibuka, Simak Syarat pendaftarannya

Pendaftaran CPNS 2021 Akan Dibuka Akhir Bulan Ini
Gambar dilansir dari : bisnis.tempo

Cahaya.co - Pendaftaran CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non guru dibuka akhir bulan ini, tepatnya mulai 31 Mei-21 Juni mendatang.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Andi Rahadian mengungkapkan tanggal pendaftaran CPNS 2021 merupakan informasi yang valid.

Berikut ini adalah syarat-syarat untuk mendaftar CPNS:

  1. Peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kecuali jabatan tertentu, paling tinggi 40 tahun.
  2. Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tahun saat pelamaran:
  • Dokter dan Dokter Gigi, dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis.
  • Dokter Pendidik Klinis.
  • Dosen, Peneliti dan Perekayasa, dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor).
  1. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
  2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, TNI, anggota kepolisian atau pegawai swasta.
  3. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI atau anggota kepolisian.
  4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
  5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan.
  6. Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah RI.
  8. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPPK.

Berikut Cara Daftar CPNS 2021

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan pendaftaran CPNS 2021 akan dilakukan dalam satu portal saja untuk tiga kategori, yakni calon aparatur sipil negara (ASN), sekolah kedinasan dan PPPK. Portal itu dinamakan Sistem Seleksi Calon ASN atau SSCASN https://sscasn.bkn.go.id/.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan dengan SSCASN ini calon peserta CPNS 2021 tak perlu mengunggah dokumen seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) saat mendaftar.

Bima mengatakan SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemendikbud, data STR di Kementerian Kesehatan dan akses data ijazah serta akreditasi Perguruan Tinggi.

untuk formasi terbanyak CPNS di instansi pusat ada lima kategori, yaitu:

  1. Penjaga Tahanan.
  2. Analis Perkara Peradilan.
  3. Pemeriksa.
  4. Analis Hukum Pertanahan.
  5. Perawat.

Pada tingkat provinsi di bidang kesehatan formasi terbanyak ditempati perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis, dan bidan. Sedangkan di kategori teknis ada polisi kehutanan, pengelola keuangan, pranata komputer, pengelola perpustakaan, dan penyuluh pertanian.

Tidak jauh berbeda, di tingkat kabupaten/kota posisi perawat, bidan, dokter, apoteker, dan pranata laboratorium kesehatan memiliki formasi terbanyak pada CPNS 2021 di bidang kesehatan.

Sedangkan bidang teknis di tingkat kabupaten/kota auditor, penyuluh pertanian, pengelola keuangan, pengelola pengadaan barang/jasa, dan polisi pamong praja memiliki formasi paling banyak.

Bagi formasi CPPK 2021 di instansi pusat, daftar formasi terbanyak diduduki oleh penyuluh KB, penyuluh perikanan, penyuluh kehutanan, perawat, dan perencana.