Pemuda Gereja Mau Polisikan Abdul Somad Soal Ujaran Kebencian

Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI) ingin melaporkan Ustadz Abdul Somad ke kepolisian terkait ceramah yang diduga mengandung ujaran kebencian

Pemuda Gereja Mau Polisikan Abdul Somad Soal Ujaran Kebencian
Ustad Abdul Somad Gambar : Instagram/@ustadzabdulsomad_official

Cahaya.co - Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI) ingin melaporkan Ustadz Abdul Somad ke kepolisian terkait ceramah yang diduga mengandung ujaran kebencian. Video ceramah Somad yang dipersoalkan beredar di platform Youtube.

Ketua Umum PPGI, Maruli Tua Silaban keberatan dengan ceramah Somad yang menyebut ada jin di salib. Menurutnya, pernyataan Somad itu seolah mengolok-olok umat Kristiani.

"Video itu dia berkata bahwa di salib ada jin. Jin itu adalah jin kafir. Dia seolah-olah mengolok-ngolok agama kristiani," ucap Maruli kepada wartawan, Rabu (19/1)

Sebenarnya, Maruli sudah datang ke Bareskrim Polri pada Rabu kemarin (19/1) untuk membuat laporan. Namun, kala itu laporannya ditolak oleh polisi lantaran bukti belum lengkap.

Maruli berencana untuk membuat laporan lagi usai melengkapi bukti. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan lantaran UAS telah mengganggu kenyamanan dalam beragama.

"Kami harus menghadirkan dua bukti, menurut kami perbuatan UAS itu telah memenuhi syarat karena secara nyata niat perbuatannya telah melanggar memasuki ajaran agama orang lain," kata Maruli.

Namun, Maruli tidak merinci siapa pelapor Abdul Somad ke Polda Metro Jaya terkait ujaran kebencian dalam ceramah yang beredar di Youtube.

"Sebenarnya ada juga laporan polisi terkait kasus tersebut. Termasuk di wilayah Polda Metro Jaya, tapi bukan PPGI. Kami datang kesini ingin supaya ujaran kebencian ini ada sebuah sikap, kalau dibiarkan kenyamanan dalam berkeyakinan," ucap Maruli.

Video yang dimaksud Maruli adalah sebuah ceramah di media sosial yang memperlihatkan UAS berkomentar terkait dengan salib. Video tersebut merupakan ceramah UAS beberapa tahun lalu.

Dalam salinan link yang diberikan Maruli, terlihat unggahan video berjudul 'Ustadz Abdul Somad hina salib kristen / Prediger Abdul Somad verachtet das christliche Kreuz'. Video itu diunggah pada 20 Oktober 2019 lalu.

“Saya terbayang salib, nampak salib. Jin kafir sedang masuk, karena di salib itu ada jin kafir. Darimana masuknya jin kafir, karena ada patung," ucap Somad dalam unggahan video itu.

Dia juga menyebut ada pihak lain yang membuat laporan serupa, tetapi ditujukan ke Polda Metro Jaya. Tidak ke Bareskrim Mabes Polri seperti yang dia lakukan.