Pemerintah Pastikan Tempat Bagi Umkm Unjuk Produk Saat Motogp Mandalika 2022

Pemerintah berikan kepastian tempat bagi umkm tunjukan produknya di Sirkuit Mandalika pada saat MotoGP 2022

Pemerintah Pastikan Tempat Bagi Umkm Unjuk Produk Saat Motogp Mandalika 2022
Presiden Jokowi saat meresmikan Sirkuit Mandalika, di KEK Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, pada Jumat (12/11/2021). Gambar : BPMI Setpres/Kris

Cahaya.co - Pemerintah memastikan tempat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menggelar produk unggulannya saat gelaran MotoGP Mandalika 2022 berlangsung tanggal 18 hingga 20 Maret 2022 di Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendatang.

Hal ini ditegaskan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu, Rabu (12/1/2022) di Mandalika.

“Sedang dikurasi pihak Bank Indonesia (BI) cabang NTB. Indikatornya adalah sisi kualitas, kesesuaian dengan tema besar, serta potensi pelaku. Prioritas adalah UMKM daerah,” katanya.

MotoGP Mandalika Indonesia dikatakan Odo tidak hanya akan membawa nama Indonesia di pentas dunia yang sukses sebagai tuan rumah, namun lebih dari itu dampaknya akan mendorong geliat berbagai sektor perekonomian dalam negeri untuk bangkit pascapandemi COVID-19, khususnya UMKM.

 “Tentu sebagai tuan rumah balap motor paling bergengsi di dunia akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional,” ujarnya.

Hal ini dikatakan Odo sesuai dengan arahan Presiden yang meminta agar keterlibatan masyarakat khususnya melaluiUMKM, harus didorong terlibat memanfaatkan ajang balap motor bergengsi tersebut.

“Ini bentuk nyata dari keberpihakan kita terhadap UMKM khususnya lokal, terutama bagaimana mendorong penggunaan produk-produk dalam negeri. Konteksnya dalam bentuk gerakan bangga buatan Indonesia,” ujar Odo menambahkan.

Ajang MotoGP Mandalika 2022 memang membawa dampak dan optimisme khususnya pelaku UMKM. Bahkan, kata Odo, saat ini yang masih kurang lebih dua bulan sebelum penyelenggaraan berlangsung, beberapa pelaku mengaku mengalami peningkatan penghasilan.

“Tentu ini yang diharapkan. Jauh sebelum penyelenggaran bahkan setelah penyelenggaran, kondisi ini bisa bertahan. Goalsnya, perekonomian masyarakat bahkan nasional terus bergerak naik,” kata Odo.

Jumlah penonton yang akan hadir langsung pun diperkirakan lebih besar dibanding gelaran dunia lainnya di tempat yang sama, World Superbike 19--21 November 2021 lalu. Persiapan dan perbaikan pun terus dilakukan pemerintah dan penyelenggara.

Saat ini pembenahan di sekitar sirkuit dibagi menjadi tier 1, tier 2, hingga tier 3. Tier 1 adalah daerah paddock area dan sekitarnya, kemudian tier 2 adalah area lintasan sirkuit, dan tier 3 adalah area penonton.

Pembenahan infrastruktur pendukung juga dikebut. Misalnya jalan dari bandara di Bypass sampai dengan ke sirkuit Mandalika, akses di depan sirkuit.