Pegawai KPI Yang Dilaporkan, Ancam Lapor Balik Korban MS

Pegawai KPI ancam akan lapor balik korban MS, merasa identitasnya dibuka secara sepihak sehingga menimbulkan cyber bullying. 

Pegawai KPI Yang Dilaporkan, Ancam Lapor Balik Korban MS
Gambar dilansir dari : Antara

Cahaya.co - Dalam sepekan ini, media sosial dihebohkan dengan kasus perundungan yang terjadi di Kantor KPI. Berawal dari MS yang mengaku sudah menjadi korban perundungan dalam Kantor KPI sejak Tahun 2011. 

MS sebelumnya sudah pernah mencoba mengadukan kasusnya pada Tahun 2017 ke Komnas HAM melalui e-mail. Hasilnya Komnas HAM untuk melapor ke kepolisian. Hingga pada Tahun 2021 Pengakuan MS Viral melalui media sosial.

Pada Senin (6/9/21) Tegar Putuhena sebagai Kuasa Hukum terlapor RT dan EO. Yang ditemui di Polres Jakarta Pusat menjelaskan “Kami berpikir dan akan menimbang secara serius untuk melakukan pelaporan balik terhadap si pelapor,” kata Tegar Putahena

Meski demikian, rencana laporan tersebut belum memiliki waktu yang pasti. Karena dari 5 orang terlapor memiliki kuasa hukum yang berbeda-beda, pihaknya akan mempertimbangkan lebih dalam lagi dan ingin membentuk tim serta memikirkan siapa saja yang akan dilaporkan.

“Masing-masing terlapor didampingi oleh kuasa hukum yang berbeda-beda, cuma, kami sudah mempertimbangkan juga, kami akan rembuk, bentuk tim, dan memikirkan siapa saja yang akan kami laporkan,” katanya.

Rencana ini diambil karena pihak terlapor merasa identitasnya dibuka secara sepihak sehingga menimbulkan cyber bullying. 

“Yang terjadi Cyber Bulling baik kepada klien kami, keluarga maupun anak. Itu sudah keterlaluan menurut kami. Kami akan menimbang secara serius untuk membuat pelaporan balik” Ujar Tegar

Ia menilai bahwa rilis yang disebar di sejumlah grup pada rabu (1/9/2021) membuka identitas pribadinya yang membuat pelapor dapat dikenakan tindakan pidana UU ITE

Meskipun belum pasti tindakan laporan balik ini, akan diajukan oleh pihak terlapor kepada kepolisian, Komnas HAM ataupun lembaga lainnya.