Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir, Ini Pernyataan Para Ahli

Para ahli mengukapkan bila kenaikan kasus pada saat ini akan lebih ringan karena imunitas global sudah terbentuk berkat vaksin dan kekebalan imunitas karena infeksinya.

Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir, Ini Pernyataan Para Ahli
Antrian ambulans di RSUD Wisma Atlet. Gambar : Merdeka.com/Dok. Iqbal Nugroho

Cahaya.co - Lonjakan kasus harian di Indonesia, seperti halnya di negara-negara lain, disebabkan oleh virus corona varian Omicron. Varian ini lebih mudah menular dibandingkan sebelumnya sehingga menyebabkan kenaikan kasus harian yang signifikan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi memprediksi puncak lonjakan kasus Covid-19 yang disebabkan varian Omicron terjadi hingga dua sampai tiga pekan ke depan atau di awal Maret 2022. Nadia mengatakan, tren peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron akan lebih cepat dibandingkan lonjakan kasus Covid-19 akibat penularan varian Delta. 

"Kita akan melihat tren peningkatan sampai kita prediksi bahwa di akhir Februari atau di awal Maret 2022 ini merupakan puncak kasus Omicron yang bisa diprediksi itu 3 kali sampai dengan 6 kali lebih tinggi daripada variasi Delta” Kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/2/2022).

Sebelumnya, Indonesia mengalami gelombang serangan varian Delta pada pertengahan tahun lalu. Kasus harian mulai naik pada awal Juni 2021 dan memuncak pada pertengahan bulan selanjutnya.

Dikutip dari CNBC Melihat pola itu, bisa diperkirakan kira-kira seberapa lama gelombang serangan varian Omicron bakal meneror Ibu Pertiwi. Tirta Citradi, Ekonom MNC Sekuritas, memaparkan metode perhitungannya.

Sebagai awalan, Tirta membandingkan kasus di Indonesia dengan India. Kedua negara ini punya pola yang hampir serupa sehingga bisa disandingkan.

Dengan asumsi maksimal populasi Indonesia yang bisa terjangkit Covid-19 (carrying capacity) adalah 2-2,5% dan laju penularan Omicron 1,2-1,5 kali Delta, maka akan butuh waktu 56-60 hari untuk satu siklus atau fase gelombang selesai. Artinya jika kasus naik signifikan mulai 2 Januari 2022, maka gelombang serangan Omicron akan berakhir pada 3 Maret 2022.

"Kasus kumulatif bisa mencapai 5,4-6,7 juta. Kasus harian bisa menyentuh 42.785-72.133 orang dalam sehari pada pekan kedua dan ketiga Februari," sebut Tirta.

Dugaan Pandemi Covid-19 akan mereda juga diperkuat oleh pernyataan salah satu direktur WHO yang mengatakan bahwa pandemi COVID-19 kemungkinan akan mencapai akhir saat Omicron mereda. Hans Kluge merasa akan segera ada imunitas global karena vaksin dan infeksi alami. Pernyataan itu dikeluarkan setelah Inggris menjadi negara besar pertama yang mengumumkan sudah mengakhiri segala batasan terkait COVID-19. 

Dr Kluge, direktur WHO Eropa mengatakan "Akan ada, untuk beberapa pekan dan bulan, sebuah imunitas global, baik itu berkat vaksin atau karena orang-orang memiliki imunitas karena infeksinya. Jadi kami mengantisipasi akan ada periode tenang sebelum COVID-19 kembali menuju akhir tahun, tapi tidak berarti pandemi akan kembali," lanjutnya dikutip dari laman The Sun.