Objek Wisata di Jakarta Akan Tetap Buka Selama Libur Lebaran

Objek Wisata di Jakarta akan tetap buka untuk terima pengunjung selam liburan, begini lengkapnya

Objek Wisata di Jakarta Akan Tetap Buka Selama Libur Lebaran
Gambar dilansir dari : wisatalengkap

Cahaya.co - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan untuk tetap mengizinkan tempat wisata membuka operasional saat libur Lebaran Idul Fitri 2021, dengan pembatasan kapasitas maksimum 25-30 persen saja.

Pemprov DKI Jakarta tak mengubah jam operasional tempat-tempat wisata tersebut.

"Jam operasional kegiatan usaha tempat wisata, rekreasi, wisata tirta dan waterpark mengikuti ketentuan SK Disparekraf DKI 354 Tahun 2021," tulis Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Gumilar Ekalaya dalam Surat Edaran Disparekraf DKI Nomor 81/SE/2021 tentang operasional tempat wisata atau rekreasi pada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/ 2021 di masa pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Mengacu pada SK Disparekraf DKI 354 Tahun 2021, tempat wisata/taman rekreasi dibuka pukul 05.00 dan tutup pukul 21.00 WIB.

Pengecualian pada wisata tirta, jam operasional dimulai pukul 06.00-17.00 WIB serta waterpark yang dimulai pada pukul 06.00-18.00 WIB. Sementara itu, akses hotel/akomodasi tetap akan dibuka selama 24 jam.

Berikut sejumlah upaya pembatasan kegiatan usaha pariwisata saat libur Lebaran Idul Fitri 13-14 Mei 2021:

  1. Pembatasan pengunjung dengan ketentuan kawasan pariwisata/taman rekreasi dan wisata tirta sebanyak 30% dari kapasitas maksimal;
  2. Waterpark harus mengikuti ketentuan pembatasan 25% sesuai dengan Surat Keputusan Disparekraf DKI Nomor 354 Tahun 2021;
  3. Jam operasional kegiatan usaha tempat wisata, rekreasi, wisata tirta dan waterpark mengikuti ketentuan SK Disparekraf DKI 354 Tahun 2021;
  • Tempat wisata/taman rekreasi pukul 05.00-21.00 WIB, akses hotel/akomodasi 24 jam
  • Wisata tirta pukul 06.00-17.00 WIB
  • Waterpark pukul 06.00-18.00 WIB
  1. Pihak Pengelola Wisata harus melaksanakan Standard Operating Procedure (SOP) serta Protokol Kesehatan dengan ketat dan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Melaksanakan reservasi dan pemesanan tiket secara online guna mengurangi terjadinya lonjakan antrian ;
  3. Memaksimalkan jumlah Satgas Covid-19 internal dan wajib berkoordinasi dengan pihak atau instansi terkait.