Menteri Nadiem: Tahun 2022 Akan Ada Banyak Peluncuran Program Dari Pergantian Kurikulum Hingga Perekrutan Guru PPPK

Nadiem Makarim menyampaikan akan ada sejumlah program baru dari Kemendikbud Ristek tahun depan, diantaranya pergantian kurikulum hingga perekrutan guru PPPK

Menteri Nadiem: Tahun 2022 Akan Ada Banyak Peluncuran Program Dari Pergantian Kurikulum Hingga Perekrutan Guru PPPK
Menteri Nadiem Makarim dalam Puncak Perayaan Hari Guru Nasional, Kamis (25/11/2021). Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Kemendikbud RI

Cahaya.co - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim menyampaikan akan ada sejumlah program baru dari Kemendikbud Ristek yang akan diluncurkan pada tahun 2022. Beberapa diantaranya yakni penggantian kurikulum dan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru 2022.

Nadiem menyampaikan, Kemendikbud Ristek akan mulai menawarkan kurikulum yang lebih baru dan membuat guru serta murid merasa lebih merdeka. Kurikulum itu saat ini tengah diujicobakan di sejumlah sekolah penggerak.

"Kami akan mulai menawarkan kurikulum yang jauh lebih merdeka, sekarang lagi dites di sekolah-sekolah penggerak," ujarnya dalam Puncak Perayaan Hari Guru Nasional, Kamis (25/11/2021).

Dalam momen Perayaan Hari Guru Nasional, Nadiem juga menjelaskan bahwa kurikulum yang baru nanti akan mudah dimengerti oleh guru dan fleksibel sehingga bisa diadaptasi guru sesuai dengan kemampuan muridnya. Selain itu, kurikulum tersebut juga memberikan kesempatan bagi guru untuk berinovasi dan berkreasi dalam pembelajarannya.

"Sehingga proses pembelajaran lebih mudah," katanya.

Nadiem menegaskan, dalam pergantian kurikulum ini tidak bermaksud untuk membenarkan stigma mengenai “ganti Menteri, ganti kurikulum.” Nadiem menyampaikan bahwa kurikulum tersebut merupakan kurikulum yang akan memberikan kemerdekaan kembali bagi guru-guru.

"Jadi banyak hal yang pasti akan menarik tahun depan, sabar. Tolong desak semua kepala dinas untuk sekolah tatap muka harus segera dilaksanakan," ujar Nadiem.

Dan tak lupa, Nadiem juga menyampaikan akan digelar kembali mengenai rekrutmen guru PPPK pada tahun 2022.

"Kita dorong rekrutmen PPPK untuk mendorong semua guru honorer ikut seleksi dan yang lolos bisa dapat formasi. Itu prioritas utama kita. Karena kalau enggak bisa menafkahi keluarga, gimana mau (bicara) kualitas," kata Nadiem.

Dia juga menambahkan, pihak Kemendikbud Ristek akan meluncurkan sebuah platform teknologi yang didesain sebagai ruang belajar praktik dengan konten yang berasal dari guru dan untuk guru sesuai dengan kebutuhan.

"Jadi bukan cuma bagi-bagi laptop dan proyektor terbesar, tetapi juga berbagai pelatihan online yang bisa digunakan guru sesuai kebutuhannya. Jadi tidak hanya teori, tetapi juga praktis, dari guru untuk guru," tuturnya.

Dan sebagai penutup, Nadiem menyampaikan apresiasinya untuk semangat dari para tenaga pengajar. Dari seluruh perjalanan dinasnya keliling Indonesia, banyak bertemu dengan guru honorer hingga kepala sekolah tidak pernah ada sekalipun kata putus asa.