Korea Utara Ancam Balik Biden, Kapal Selam Rudal Korut Diperkirakan Segera Diluncurkan

Tak henti, Korea utara mengancam Biden dengan Kapal Selam yang akan segera diluncurkan !

Korea Utara Ancam Balik Biden, Kapal Selam Rudal Korut Diperkirakan Segera Diluncurkan
Gambar dilansir dari : Kompas

Cahaya.co - Kecaman Presiden Amerika Serikat, Joe Biden atas peluncuran rudal Korea Utara beresiko akan memicu uji senjata yang lebih lanjut. Bahkan diperkirakan kapal selam milik Korut akan segera diluncurkan.

Sebelumnya memang Korut telah meluncurkan rudal balistik ke timur Semenanjung Korea dan Biden pun memberikan kecaman.

Peristiwa ini cukup menjadi aksi provokasi pertama saat masa Biden menjabat sebagai presiden Amerika Serikat. Pyongyang pun mengaku telah menunggu waktu yang dianggap tepat sejak pemerintahan baru di Washington.

Bahkan secara tak resmi mengakui keberadaan era baru ini sampai pekan lalu.

Peluncuran rudal pada Kamis (25/3), mendapatkan tanggapan dari Biden. Presiden AS ini menyebutkan bahwa yang dilakukan Korut adalah pelanggaran resolusi PBB dan meminta negara tidak meningkatkan pengujian militer tersebut.

Bahkan Biden mengatakan bahwa akan ada respon bila Korut terus meningkatkan uji coba senjata.

Dilain sisi, Ri Pyong Chol, pejabat terkemuka Korea Utara mengatakan bahwa komentar dari Biden sudah menyulut permusuhan yang cukup mendalam terhadap rezim Kim Jong-un.

“Pernyataan seperti itu dari Presiden AS adalah pelanggaran secara gambling atas negara kami untuk membela diri dan memprovokasi hal tersebut,” kata Ri yang dirilis media KCNA.

Pihak Korut mengatakan hal yang dilakukan tersebut merupakan pelaksanaan hak negara untuk membela diri. Serta bukan menjadi pelanggaran terhadap resolusi PBB.

“Bila AS melanjutkan pernyataannya yang sembrono tanpa memikirkan konsekuensi, AS mungkin akan menghadapi sesuatu yang tidak baik,” kata Ri.

Korut pun tidak berhenti sampai disitu, melihat proyek kapal selam yang diduga mengangkut rudal balistik akan diluncurkan dalam waktu yang tak lama lagi.

Gambar dilansir dari : cnnindonesia.com

Menurut hasil analisis situs pemantau Korut, yakni “38 North” yang dikutip dari kantor berita Korea Selatan, (Yonhap), dugaan ini semakin kuat, 

Menurut analisis, dok di galangan kapal tersebut sudah dipindahkan untuk menampung peluncuran kapal selam.

“Kemungkinan besar kapal selam rudal balistik Korut yang dibangun dalam beberapa tahun hampir selesai dan siap diluncurkan dalam waktu dekat,” isi analisis 38 North.

Ditambah lagi, Kim Jong-un sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara sudah meninjau langsung proyek kapal selam tersebut.

Menurut 38 North pemindahan dok tersebut tak lazim, pasalnya selama ini tak pernah ada kapal selam yang diluncurkan dari galangan tersebut.

Diperkirakan kapal selam ini akan memiliki berat sekitar 3.000 ton dan menjadi kapal selam pertama yang mengangkut rudal balistik. Sampai saat ini pun Korut memiliki 70 kapal selam dan 20 kapal selam dengan kelas Romeo seberat 1.800 ton.

Maka ini bisa menjadi ancaman untuk beberapa negara, khususnya AS yang cukup geram dengan aksi Korut akhir-akhir ini.