Komisi II DPR Minta Tito Tunjuk Pengganti Anies dkk dari ASN Eselon I

Komisi II DPR Minta Tito Tunjuk Pengganti Anies dkk dari ASN Eselon I
Komisi II DPR Minta Tito Tunjuk Pengganti Anies dkk dari ASN Eselon I

Junimart Girsang (Wakil Ketua Komisi II DPR RI) mengungkapkan bahwa pihaknya tengah meminta kepada para pejabat daerah yang tak lama lagi habis periode masa jabatannya di tahun 2022, bisa diduduki oleh ASN Eselon I.

Junimart Girsang (Wakil Ketua Komisi II DPR RI) juga mengatakan telah menyampaikan permintaannya tersebut kepada pihak Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia) dan para jajaran Kementerian Dalam Negeri terkait dengan pejabat pengganti yang akan dialokasikan.

“Kami sudah berupaya untuk berbicara langsung dengan Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia), kemudian saudar Dirjen Otonomi Daerah bahwa menggantikannya dengan ASN sudah cukup. Seharusnya tak perlu lagi melakukan perekrutan dari luar. Jadi langsung mengambil dari ASN yang berada di eselon I lebih dari cukup untuk mengisi kekosongan jabatan sampai dengan 2024 mendatang,” kata Junimart Girsang (Wakil Ketua Komisi II DPR RI) kepada para awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta pada hari Senin, 11 April 2022.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya saat ini juga tengah menunggu respons dan juga sikap dari pihak Mendagri mengenai permasalahan ini. Ia menambahkan, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kinerja yang dilakukan oleh para pejabat daerah di setiap tahun.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga sempat memberikan perintah kepada para menteri untu segera menyiapkan para pejabat pengganti yang akan menggantikan para gubernur, walikota, bupati yang mana masa jabatannya akan habis di tahun 2022 ini. Rencananya, pilkada akan dilakukan bersamaan dengan pemilihan umum tahun 2024.

Presiden Jokowi menjelaskan lebih lanjut, setidaknya ada 101 pengganti kepada daerah yang harus segera disiapkan. Untuk rinciannya sendiri meliputi 7 gubernur, 18 walikota, dan 76 bupati.

Sebagai informasi tambahan, dari total 7 gubernur yang akan diganti, salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kemudian ada juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Kebutuhan pejabat pengganti kepala daerah ada 101. Yang mana harus disiapkan 7 gubernur, 18 walikota dan 76 bupati yang harus segera diisi nantinya,” katanya.

Presiden Jokowi juga meminta kepada jajarannya untuk melakukan seleksi dengan ketat dan baik. Tujuan utamanya adalah agar benar – benar mendapatkan sosok pemimpin yang cakap, berintegritas, mengayomi masyarakat dan mempunyai kemampuan kepemimpinan yang kuat dalam berbagai bidang.