Kominfo Minta Warga Tak Posting Foto Korban Bom Gereja Katedral Makassar

Terkait insiden di gereja katedral, Kominfo tekankan masyarakat untuk tidak posting foto korban

Kominfo Minta Warga Tak Posting Foto Korban Bom Gereja Katedral Makassar
Gambar dilansir dari : liputan6.com

Cahaya.co - Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar meledak pada hari Minggu (28/3) dan sempat menjadi trending di media sosial, khususnya Twitter. Kementerian Kominfo pun himbau warga untuk tidak menyebarkan segala bentuk informasi yang tak layak di public.

Kominfo menyatakan bahwa warga untuk tak share segala konten foto, video maupun informasi yang tak layak di media sosialnya.

Informasi yang dimaksudkan Kominfo tersebut termasuk juga konten kekerasan yang bisa menjadikan bias publik.

“Kominfo menghimbau masyarakat untuk tak menyebarluaskan konten, baik berupa video maupun foto berisi aktivitas kekerasan, potongan tubuh, luka-luka dan konten lainnya yang tidak selayaknya untuk dibagikan di publik” ujar Dedy Permadi, Juru Bicara Kominfo.

Kominfo yakin bahwa semua aktivitas terorisme di dunia nyata maupun maya tak dapat di toleransi, Sehingga masyarakat juga harus turut berkerja sama untuk mengantisipasi kejadian tersebut.

Dedy berharap jika media sosial, maupun aplikasi chat tak digunakan untuk menyebarkan foto atau konten apapun mengenai kejadian tersebut yang berbau kekerasan.

Rasanya tak layak beredar di publik foto mengenai kekerasan pada peristiwa ledakan bom di Makassar.

Tidak menyebarkan berita/konten tak layak dipublik merupakan peran kita dalam menghargai korban bom bunuh diri.

Gambar dilansir dari : rmolbanten.com

Ledakan bom di Geraja Katedral Makassar ini memang sempat trending diurutan satu Twitter. Hingga 6.727 tweet dan masih berlanjut hingga sekarang membahas tentang kejadian tersebut.

Dalam kejadian ini ada beberapa petugas dan jemaat yang menjadi korban. Peristiwa yang terjadi di Minggu Palma merupakan awal pekan suci dalam rangkaian Paskah untuk pekan depan.

Menko Polhukam, Mahfud MD telah menyampaikan perkembangan penyelidikan mengenai ledakan bom di Makassar. Dirinya menyebutkan bahwa terdapat 2 orang terduga teroris tewas ditempat kejadian.

Dilain sisi, jumlah korban luka akibat ledakan bom bertambah menjadi 20 orang. Jumlah ini bisa saja bertambah karena pendataan belum selesai hingga saat ini.

“Sekitar 20 masyarakat dan petugas gereja luka. Sehingga mereka dirawat diberbagai rumah sakit. Mungkin masih bertambah kalau ditemukan orang yang melapor karene terluka akibat ledakan,” kata Mahfud.

Hingga saat ini Mahfud masih berkoordinasi degan pimpinan lembaga terkait pendalaman kasus terebut. Dirinya pun minta agar kasus ini segera diusut secara tuntas.

Bapak Menteri pun menyampaikan agar masyarakat tetap bersabar, pasalnya semua tim sedang bekerja untuk mengusut kasus ini.

Semua pasti merasa terluka atas kejadian yang sangat jauh dari kata manusia. Sehingga penyelidikan akan terus dilakukan hingga sampai selesai.

Maka alangkah baiknya sebagai warga negara yang baik, untuk tidak menyebarkan konten tak pantas di media sosial maupun aplikasi chat.

Referensi: https://kumparan.com/kumparantech/kominfo-minta-warga-tidak-posting-foto-korban-bom-gereja-katedral-makassar-1vRRpfI3T8H/full