Kedatangan Tahap 144 dan 145, Indonesia Menambah 5.521.500 Dosis Stok Vaksin COVID-19

Indonesia kembali kedatangan Vaksin Tahap 144 dan 145 sebanyak 5,5 juta dosis Vaksin AstraZeneca dan Covovax, Vaksin tersebut siap di distribusikan ke seluruh Indonesia.

Kedatangan Tahap 144 dan 145, Indonesia Menambah 5.521.500 Dosis Stok Vaksin COVID-19
Kedatangan Vaksin Tahap 144 dan Tahap 145. Gambar : Infopublik

Cahaya.co - Indonesia kembali kedatangan stok vaksin pada tahap ke-144 dan ke-145, sebanyak 5.521.500 dosis. vaksin tersebut terbagi atas dosis AstraZeneca sebanyak 656.000 dosis dan Covovax sebanyak 4.865.500 dosis. 

Vaksin tahap 144 dan 145 tiba ditanah air dengan maskapai Emirates dan berlangsung Kamis 2 Desember pukul 22:10 dan 22:40 di Bandara Soekarno-Hatta, Vaksin ini merupakan pembelian langsung Pemerintah RI.

Pengadaan vaksin Covid-19 merupakan komitmen pemerintah untuk mengamankan ketersediaan vaksin di Indonesia. Selain mendatangkan vaksin, pemerintah juga terus meningkatkan capaian vaksinasi di daerah.

Dengan penduduk Indonesia yang berjumlah cukup banyak, tantangan untuk membangun herd immunity atau kekebalan kelompok tidaklah mudah, apalagi konsisi geografis Indonesia yang memiliki ribuan pulau.

Namun hal ini tidak menyurutkan optimisme pemerintah dalam mendatangkan vaksin terus menerus, seperti apa yang disampaikan Usman Kasong, yakni Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," Ungkap Usman Kasong seperti dilansir antara.

Usman juga menyampaikan bila sangat butuh kerjasama dan peran serta dari semua elemen agar program vaksinasi nasional ini bisa semakin cepat dan luas. Peran serta dan partisipasi masyarakat dalam hal ini tidak kalah penting.

Tak henti-hentinya Pemerintah mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

"Vaksinasi bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat," kata Usman.

Pemerintah juga terus mendorong pemerintah daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah, untuk mempercepat dan memperluas program vaksinasi terutama untuk kelompok masyarakat rentan seperti kelompok lanjut usia.

"Ayo ikut vaksinasi, ajak orang tua, keluarga, sanak saudara yang belum divaksin," kata Usman.

Usman juga tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Usman.