Kantor Pinjol Ilegal Digerebek Polisi, 56 Karyawan Berhasil Diamankan

56 Karyawan pinjol ilegal diamankan pihak kepolisian setelah digrebek dikantornya di wilayah Cengkareng

Kantor Pinjol Ilegal Digerebek Polisi, 56 Karyawan Berhasil Diamankan
Polisi gerebek kantor pinjol ilegal di Cengkareng, Jakarta Barat, Gbar : Wartakota.tribunnews.con

Cahaya.co - Polisi melakukan penggrebekan terhadap kantor pinjaman online (Pinjol) ilegal. Dalam kejadian itu 56 karyawan pinjol berhasil diamakan oleh kepolisian saat masih berada di meja kerja. Puluhan karyawan yang diamankan bertugas di bagian penawaran hingga penagihan.

Penggerebekan yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu (13/10) dilaksanakan usai mendapat informasi mengenai pinjol yang meresahkan masyarakat. Pihak kepolisian juga merilis foto kejadian tersebut, dalam foto terlihat para karyawan yang mengangkat tangan dan terbujur kaku saat di gerebek oleh polisi.

"(Total yang ditangkap) 56 karyawan bagian penawaran pinjaman maupun penagihan," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Hariyanto kepada wartawan, Kamis (14/10).

Setyo juga menyampaikan bahwa puluhan karyawan masih dalam pemeriksaan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat. Hasil dari pemeriksaan ini akan mendalami pihak-pihak yang bertanggung jawab atas usaha pinjol ilegal tersebut.

"Masih dalam pemeriksaan semua yang diamankan kemarin. Tunggu hasil pemeriksaan," ujar Setyo.

Terkait kasus ini, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 29, Pasal 45 B UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, Pasal 55 ayat 1 ke-2 KUHP dan atau Pasal 62 ayat 1, Pasal 8 ayat 1 huruf f , Pasal 17 ayat 1 huruf G UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 55 ayat 1 ke- 1 KUHP.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi membenarkan bahwa pihaknya telah menggerebek sebuah ruko yang dijadikan kantor pinjol ilegal di Jakarta Barat.

"Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki," kata Hengki kepada wartawan, Kamis (14/10).

Berdasarkan informasi yang didapat, selain diamankannya 56 karyawan pihak kepolisian juga turut mengamankan sejumlah perangkat komputer.