Kabar Gembira! Hari Ini Penumpang KRL Bisa Duduk Tanpa Jaga Jarak dan Anak Balita Diperbolehkan Naik KRL

Kabar gembira bagi pengguna KRL, kini dapat duduk tanpa jaga jarak dan akan balita sudah diperbolehkan naik KRL. Berikut informasi selengkapnya!

Kabar Gembira! Hari Ini Penumpang KRL Bisa Duduk Tanpa Jaga Jarak dan Anak Balita Diperbolehkan Naik KRL
Sejumlah penumpang KRL Commuter Line berada didalam gerbong yang telah diberi marka jarak sosial di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis, 11 Juni 2020. (Foto: Beritasatu Photo)

Cahaya.co - Pemerintah telah menghapus peraturan ketentuan jaga jarak bagi penumpang commuter line atau Kereta Rel Listrik (KRL), mulai Rabu (9/3/2022). Penanda stiker jaga jarak yang sebelumnya tersebar di kursi KRL juga sudah mulai dicopot oleh petugas.

KAI Commuter menyampaikan kebijakan terbaru ini pun telah disesuaikan dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022. Dalam Surat Edaran tersebut, memuat aturan yang mana KRL di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta – Solo diperkenankan untuk melayani pengguna hingga 60 persen dari kapasitas. Angka ini pun meningkat dari sebelumnya yang hanya melayani 45 persen dari kapasitas.

"Peningkatan kapasitas ini juga ditandai dengan pengguna kini dapat duduk tanpa berjarak. Petugas KAI Commuter telah mencabut dan membersihkan tempat duduk di KRL dari marka jaga jarak yang sebelumnya ada," cuit KAI Commuter melalui akun Twitter resmi @CommuterLine, Rabu (9/3).

Pihak KAI Commuter mengumumkan bahwa anak usia di bawah lima tahun (balita) yang sebelumnya belum diizinkan mengakses KRL, kini sudah dapat kembali naik KRL dengan syarat didampingi oleh orang tua dan mengikuti protokol kesehatan secara ketat serta menggunakan layanan KRL di luar jam-jam sibuk.

Dengan kondisi terbaru ini, pihak KAI Commuter meminta penumpang KRL tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat seperti waajib memakai masker dan disarankan menggunakan masker double dengan masker medis dan masker kain. Selain itu, penumpang juga diminta disiplin mengikuti marka berdiri.

Tak hanya itu, pihak KAI Commuter Line juga mewajibkan seluruh penumpang yang menggunakan layanannya sudah melakukan vaksin dengan scan melalui aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan sertifikat vaksin secara fisik. Penumpang juga diimbau untukntetao menjaga jarak aman antar pengguna serta mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah naik KRL.

"Aturan tambahan yaitu larangan berbicara secara langsung maupun melalui telepon selama berada di dalam kereta juga tetap berlaku," ujar KAI Commuter.

Diketahui sebelumnya, dalam beberapa waktu terakhir pemerintah telah membeberkan sejumlah skenario dan peta jalan menuju transisi pandemic vorus corona menjadi endemic di Indonesia. Startegi itu saat ini masih diteliti bersama dengan para ahli kesehatan dan epidemiolog. Namun sebagian relaksasi sudah mulai dilakukan uji coba.