Jepang Larang Turis Asing Masuk Ke Negaranya Usai Ada Kasus Varian Omicron

Meluasnya penyebaran varian Omicron diseluruh dunia membuat berbagai negara menutup pintu dari negara lain, Begitu pun dengan Jepang yang melarang turis asing.

Jepang Larang Turis Asing Masuk Ke Negaranya Usai Ada Kasus Varian Omicron
Bendera negara Jepang. Gambar : Pixabay

Cahaya.co - Kian meluasnya penyebaran virus covid 19 varian Omicron membuat banyak negara mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan keluar masuk warga negara asing. Salah satunya Jepang yang termasuk ekstrim dalam mengeluarkan kebijakan pembatasan perjalanan.

Kebijakan pembatasan harus dilakukan karena peringatan yang telah dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 29 November 2021 lalu bahwa virus covid 19 dengan varian Omicron ini penyebarannya sangat cepat dan lonjakan yang ada bisa sangat parah.

Dengan sangat terpaksa Jepang mulai melakukan pembatasan perjalanan secara besar – besaran sebagai upaya pencegahan penyebaran virus covid 19 varian baru ini. Namun selang 1 hari setelah kebijakan pembatasan diberlakukan, pihak Jepang memberikan konfirmasi bahwa sudah ada kasus pertama covid 19 varian Omicron yang ditemukan dari turis asing berkewarganegaraan Namibia.

Dilansir dari AP News, Jepang akhirnya mengambil keputusan untuk menangguhkan terlebih dahulu semua reservasi penerbangan menuju ke negara Sakura tersebut. Demi memutus rantai penyebaran covid 19 varian Omicron, rencananya pembatasan tersebut akan dilakukan selama kurun waktu 1 bulan.

Yang cukup mencengangkan adalah tidak ada satu pun turis yang boleh masuk ke Jepang tanpa terkecuali. Pemerintah setempat juga mempunyai kebijakan kepada setiap warga negara Jepang yang baru tiba di Jepang untuk langsung melakukan isolasi mandiri setidaknya 14 hari pasca kedatangan.

Menurut penjelasan dari Fumio Kishida (Perdana Menteri Jepang), bahwa langkah pembatasan ekstrim tersebut terpaksa dilakukan dengan melindungi warganya dari varian baru Omicron. Larangan tersebut akan dilakukan hingga akhir tahun mendatang.

Keputusan Penangguhan Penerbangan yang Baru Masuk

Narita International Airport Corp sebagai bandara terpadat di Jepang tak mengetahui adanya perubahan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Jepang terkait aturan untuk kedatangan turis. Keputusan yang sangat mendadak ini, membuat banyak pihak kecewa, terlebih lagi bagi mereka yang sudah merencanakan liburan ke Jepang sejak lama. Selain itu juga banyak warga negara Jepang yang ingin menikmati tahun baru di tanah kelahirannya tapi dengan sangat terpaksa harus menundanya.

Banjir kritik pun bertebaran di media sosial karena dianggap membuat kebijakan yang ekstrim dan terlalu ketat. Tak sedikit warga negaranya yang membandingkan kebijakan isolasi nasional pada era pemerintahan feudal Jepang.