Jelang Masa Libur Nataru, Bogor Akan Terapkan Ganjil Genap Sepanjang Desember Hingga Tahun Baru

Bogor terapkan aturan ganjil genap sepanjang desember menjelang natal dan tahun baru, hal ini guna cegah kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat

Jelang Masa Libur Nataru, Bogor Akan Terapkan Ganjil Genap Sepanjang Desember Hingga Tahun Baru
Ganjil genap di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021). Gambar : Liputan6.com/ Achmad Sudarno

Cahaya.co - Polresta Bogor Kota bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor berencana akan memperketat mobilitas masyarakat menjelang masa libur Natal 2021 dan tahun baru 2021 (Nataru). Salah satu upaya pembatasan ini ialah menerapkan sistem ganjil genap nomor kendaraan bermotor.

Hal ini dilakukan guna menekan kenaikan kasus Covid-19 dan berharap tidak akan terulang seperti pada periode yang sama tahun lalu.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan pembatasan aktivitas ganjil genap kemungkinan akan mulai diterapkan pada Desember hingga Tahun Baru.

"Kita merumuskan langkah-langkah dan akan dilakukan mulai 1 Desember 2021 hingga Tahun Baru. Sehingga tak terjadi kenaikkan kasus seperti libur Natal dan tahun baru lalu," kata Susatyo sebagaimana dilansir dari Antara, Senin (22/11/2021).

Ia juga menyebutkan sebelum memberlakukan pembatasan aktivitas, Polresta Bogor Kota bersama dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) sudah melakukan koordinasi.

"Kita dari Satgas mempersiapkan, tidak hanya mobilitas, termasuk juga kesiapan rumah sakit, tempat isolasi, nanti hasil rapat koordinasi segera disampaikan," katanya.

Untuk itu, Susatyo pun memberikan himbauan agar masyarakat tetap menahan diri untuk melakukan aktivitas liburan walaupun situasi kasus Covid-19 Kota Bogor sudah terkendali dan berada di status PPKM level 1.

"Pemerintah mengimbau, bahwa ada kenaikan kasus setidaknya dalam 2 minggu terakhir ini. Apalagi kita masuk dalam Aglomerasi Jabodetabek, tetap waspada karena kita belum sepenuhnya normal," ujar dia.

Sejalan dengan itu, Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan selain memperketat mobilitas masyarakat, pihaknya juga akan kembali mengaktivasi Rumah Sakit Lapangan dan pusat isolasi di Pusdiklatwas BPKP Ciawi.

"Kami antisipasi itu jelang Natal dan Tahun Baru. Ganjil genap berlaku bersamaan dengan kebijakan PPKM Level 3 pada tanggal 24 Desember, sesuai dengan instruksi pusat, Rumah Sakit Lapangan dan pusat isolasi juga siap dioperasikan dan semuanya sudah siaga," jelasnya.

Di samping itu, pemerintah RI juga akan memberlakukan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada periode Nataru. Tidak ada penyekatan, tapi pembatasan aktivitas akan di perketat.

Hingga saat ini, belum ada kebijakan lebih jauh mengenai aturan mobilitas baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Besar kemungkinan akan tetap menggunakan aturan Inmendagri Nomor 60/2021 dan Inmendagri Nomor 58/2021.