Jaga Prokes, 3 Hari Sekali Atlet Peparnas Papua Wajib Tes Covid 19

Atlet Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua diwajibkan untuk tes Covid 19 setiap 3 hari sekali sebagai upaya menjaga protokol kesehatan

Jaga Prokes, 3 Hari Sekali Atlet Peparnas Papua Wajib Tes Covid 19
3 Hari Sekali Atlet Peparnas Papua Wajib Ikut Tes Cepat Covid 19. Gambar : Infopublik.id

Cahaya.co - Dalam rentang waktu 3 hari sekali, para atlet Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI yang diselenggarakan di Papua wajib menjalani serangkaian tes covid 19. Ini dilakukan dengan alasan keamanan agar tak muncul cluster baru mengingat pertandingan pada perhelatan olahraga nasional tersebut diikuti oleh para atlet dari 34 provinsi.

Rima Ferdianto (Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional) menjelaskan bahwa untuk serangkaian tes covid 19 akan dilakukan di lokasi atlet dan juga kontingen menginap. Untuk serangkaian tesnya sendiri tidak menggunakan metode colok hidung.

Metode colok hidung dikhawatirkan akan meninggalkan rasa tidak nyaman atau pun bagi para atlet sehingga bisa mengganggu hingga membuat atlet tak fokus pada pertandingannya nanti.

Rima Ferdianto (Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional) berharap, dengan adanya serangkaian tes cepat covid 19 bisa digunakan sebagai langkah awal untuk mencegah penyebaran covid 19 dan juga memberikan perlindungan sejak dini bagi para atlet.

Kami pastikan, dalam gelaran pesta olahraga Paralimpiade XVI Papua ini sangat mengedepankan protokol kesehatan dengan diberlakukan secara ketat demi kebaikan bersama.

“Jika nantinya akan ada tes covid 19 yang bisa dilakukan dengan proses yang lebih cepat lagi, kami akan mengagendakan tesnya tidak lagi dilakukan selama 3 hari sekali saja, bahkan bisa kami lakukan setiap hari,” ungkap Rima Ferdianto (Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Nasional NPC).

Memang, semakin baik dan cepat metode pemeriksaan yang bisa dilakukan, akan semakin efektif dan membantu para atlet dalam menjaga kesehatannya. Tapi, untuk sementara ini metode tes paling cepat dan bisa dilakukan adalah dengan jarak 3 hari sekali.

“Dengan adanya pemeriksaan rutin yang dilakukan setiap 3 hari sekali ini tak hanya untuk atlet tetapi juga kontingennya, diharapkan bisa membawa dampak baik bagi semua pihak sehingga jalannya gelaran Paralimpiade Papua XVI ini bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Bagi atlet yang diketahui terpapar virus covid 19 selama proses pertandingan berlangsung, tentu akan sangat merugikan pihaknya sendiri karena tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus menjalani karantina hingga pengobatan lebih lanjut. Semua pihak tentu tak ingin kondisi ini terjadi, karena harapan untuk menjadi juara harus tertunda.