Indonesia Terima 1,2 Juta Vaksin Pfizer dan 698.090 Vaksin AstraZeneca

Indonesia kedatangan vaksin tahap 95-96 dengan jumlah 1,2 juta Vaksin Pfizer dan 698.090 Vaksin AstraZeneca

Indonesia Terima 1,2 Juta Vaksin Pfizer dan 698.090 Vaksin AstraZeneca
Gambar : Kominfo

Cahaya.co - Pada hari Kamis (21/10/2021), Indonesia kembali kedatangan 1,210.950 dosis vaksin Pfizer dan 698.090 dosis vaksin AstraZeneca. Tibanya 2 jenis vaksin Covid-19 tersebut menjadi tahap kedatangan ke-95 dan ke-96.

Diketahui, kedatangan vaksin tahap ke-95 yang merupakan jenis vaksin Pfizer ini tiba di 2 lokasi yaitu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Selain itu, kedatangan vaksin tahap ke-96 yang merupakan jenis AstraZeneca ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Siti Nadia Tarmizi selaku Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI menyampaikan bahwa vaksin Pfizer yang tiba di Indonesia merupakan hasil dari pembelian langsung. Sementara untuk vaksin AstraZeneca merupakan bantuan dari Pemerintah Jepang.

Melalui pernyataan tertulis pada hari Kamis (21/10/2021), Nadia menjelaskan bahwa di situasi kebutuhan akan vaksin COVID-19 yang tinggi di berbagai negara, selayaknya pemerintah Indonesia sangat berterima kasih atas dukungan vaksin dari Pemerintah Jepang ini.

Kemudian Nadia melanjutkan bahwa dengan kedatangan 1,210.950 dosis vaksin Pfizer dan 698.090 dosis vaksin AstraZeneca di Indonesia, maka total jumlah vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia yakni sebanyak 288,6 juta dosis dengan berbagai jenis, baik itu dalam bentuk bahan baku (bulk) maupun bentuk jadi.

Untuk lebih meningkatkan kecepatan vaksinasi di daerah-daerah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kini Indonesia terus melakukan percepatan serta perluasan vaksinasi.

 Siti Nadia Tarmizi pun menambahkan bahwa akselerasi khususnya yang terjadi di daerah-daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah, termasuk cakupan vaksinasi lansia sebagai kelompok yang rentan.

Salah satu cara untuk meningkatkan cakupan vaksinasinya yaitu dengan melakukan percepatan distribusi vaksin Covid-19 yang hadir di Indonesia.

Setelah tiba, vaksin Pfizer akan langsung didistribusikan kepada 10 provinsi yang berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan, yang kemudian akan digunakan untuk program vaksinasi di wilayah tersebut.

Sebagai informasi, program percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah ini bertujuan agar dapat semakin cepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunitas. 

Selain itu, pemerintah juga berupaya keras untuk dapat mendatangkan banyak vaksin melalui berbagai skema untuk dapat mengejar target vaksinasi terhadap 70 persen masyarakat pada akhir tahun 2021.