Indonesia Menerima Kedatangan Vaksin Tahap 85, Tiba Di Bandara Soekarno Hatta Dan Ahmad Yani

Indonesia kedatangan vaksin Pfizer di tahap ke-85, Berjumlah 1,2 Juta dosis vaksin jadi Pfizer

Indonesia Menerima Kedatangan Vaksin Tahap 85, Tiba Di Bandara Soekarno Hatta Dan Ahmad Yani
Gambar : Kominfo

Cahaya.co - Indonesia kembali menerima vaksin tahap ke-85 pada Kamis (7/10) vaksin tersebut berjumlah 1.199.250 dosis vaksin jadi Pfizer. Vaksin Pfizer yang berasal dari pembelian tersebut tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta pukul 08:00 WIB dan Bandar Udara Ahmad Yani Semarang pukul 11:00 WIB.

"Sehingga total vaksin yang datang dalam bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi adalah 278.281.780," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, Kamis (7/10).

Ia mengatakan bila pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksin untuk kepentingan vaksinasi nasional. Kedatangan vaksin ini menunjukkan stok vaksin aman. Di lain sisi, lanjutnya, pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi.

"Tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat," ujar Nadia.

Dia menekankan, pemerintah memasukkan capaian vaksinasi di daerah untuk menjadi salah satu indikator level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan vaksinasi untuk kelompok umur lansia.

Nadia menjabarkan, masih ada sejumlah daerah dan target sasaran yang capaian vaksinasinya rendah, terutama untuk kelompok umur lansia. "Saya berharap ada strategi yang disusun sesuai dengan permasalahan atau hambatan yang spesifik di masing-masing wilayah untuk meningkatkan cakupan pada kelompok rentan ini,” kata dia.

Lebih lanjut, ia memaparkan, ketentuan penurunan level kabupaten/kota dari level 3 menjadi level 2 dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 50 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal 40 persen. Penurunan level kabupaten/kota dari level 2 ke level 1 dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal 70 persen dan capaian vaksinasi dosis 1 lansia di atas 60 tahun minimal 60 persen.

Menurut Nadia, seiring upaya percepatan vaksinasi, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. "Karena vaksin bukan satu-satunya tameng untuk melindungi dari Covid-19," Ungkap dr. Siti Nadia Tarmizi