Indonesia Kedatangan Vaksin Tahap Ke-138 Dengan Jumlah 1,7 Juta Dosis AstraZeneca

Indonesia kembali kedatangan vaksin dalam tahap ke-138 dengan jumlah total 1,7 juta dosis AstraZeneca yang diterima hari ini Selasa (30/11). berikut Informasi selengkapnya

Indonesia Kedatangan Vaksin Tahap Ke-138 Dengan Jumlah 1,7 Juta Dosis AstraZeneca
Kedatangan Vaksin tahap ke-138 berjumlah 1,7 Juta dosis AstraZeneca. Gambar : Kemkominfo

Cahaya.co - Tepat hari ini Selasa (30/11/2021), Indonesia kembali kedatangan vaksin pada tahap ke-138 dengan jumlah 1.712.300 dosis vaksin AstraZeneca.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo Usman Kansong menyampaikan bila pemerintah terus konsisten untuk menambah stok vaksin, termasuk dengan kedatangan 1,7 juta dosis vaksin ini

"Pemerintah Indonesia secara konsisten dan bertahap terus menambah stok vaksin, termasuk dengan kedatangan 1,7 juta dosis vaksin AstraZeneca kali ini," ujar Usman Kansong, Selasa (30/11/2021).

Lalu Usman menambahkan bila saat ini program vaksinasi telah berlangsung hampir setahun. 

Hingga saat ini, total lebih dari 138 juta penduduk yang telah divaksinasi, dengan 94 jutaan di antaranya telah lengkap divaksinasi sebanyak dua dosis. 

Banyaknya jumlah penduduk Indonesia membuat target sasaran untuk mencapai herd immunity juga tinggi, yaitu sekitar 208 juta penduduk. 

Dengan lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal. Hal ini juga seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah.

Sebagaimana amanat dan arahan Presiden Joko Widodo, Usman menambahkan, setiap vaksin jadi yang telah datang, akan langsung secepatnya didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia, agar program penyuntikan vaksin berjalan lancar dan lebih cepat. 

Bukan hanya itu saja, Usman juga mendorong  agar vaksinasi lansia terus ditingkatkan karena menurutnya  kelompok ini yang paling berisiko tinggi atau sekitar 46 persen kematian dari kelompok lansia. Sebagaimana data dari  COVID-19

"Karena itu, pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi nasional di seluruh penjuru negeri," katanya.

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin dan upaya percepatan vaksinasi, lanjutnya, pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi yang masih ragu dan enggan untuk divaksinasi. Dia menegaskan, vaksinasi menjadi pelindung terhadap ancaman virus COVID-19 yang telah bermutasi beberapa kali ini.

"Jangan ambil risiko dengan menganggap pandai telah berakhir. Di samping tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.