{"id":9750,"date":"2026-05-05T10:30:00","date_gmt":"2026-05-05T03:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=9750"},"modified":"2026-05-06T04:25:24","modified_gmt":"2026-05-05T21:25:24","slug":"psm-makassar-vs-bhayangkara-fc-2-1-comeback-juku-eja-bhayangkara-takluk-di-bj-habibie","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/05\/05\/psm-makassar-vs-bhayangkara-fc-2-1-comeback-juku-eja-bhayangkara-takluk-di-bj-habibie\/","title":{"rendered":"PSM Makassar vs Bhayangkara FC 2-1: Comeback Juku Eja, Bhayangkara Takluk di BJ Habibie"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/psm-makassar\/\">PSM Makassar<\/a> menaklukkan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/bhayangkara-fc\/\">Bhayangkara FC<\/a> dengan skor 2-1 pada pekan ke-31 <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/super-league\/\">Super League<\/a> 2025-2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (4\/5) sore.<\/p>\n<p>Dalam laga lanjutan Super League tersebut, PSM Makassar sempat unggul lebih dulu lewat Dusan Lagator pada menit ke-45+2 sebelum disamakan Hendri Doumbia dua menit berselang.<\/p>\n<p>Gol penentu kemenangan Juku Eja dicetak Luka Cumic pada babak kedua, memastikan tiga poin bagi tuan rumah dan menjauhkan mereka dari zona degradasi.<\/p>\n<p>Kemenangan ini membuat PSM Makassar mengoleksi 34 poin dari 31 pertandingan dan naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Super League, menggeser Persijap Jepara.<\/p>\n<p>Tim asuhan Ahmad Amiruddin kini berjarak tujuh poin dari Persis Solo yang berada di slot terakhir zona degradasi dengan 27 poin dari jumlah laga yang sama.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bhayangkara FC tertahan di peringkat ketujuh dengan 47 poin dan gagal menggeser Dewa United yang sebelumnya menang atas Semen Padang.<\/p>\n<p>Laga antara PSM Makassar dan Bhayangkara FC berlangsung ketat sejak awal dan diwarnai dua gol dramatis pada masa <em>injury time<\/em> babak pertama.<\/p>\n<p>Tuan rumah membuka keunggulan melalui bek asal Montenegro, Dusan Lagator, sebelum tim tamu menyamakan kedudukan lewat striker asal Pantai Gading, Hendri Doumbia.<\/p>\n<p>Pertandingan kemudian ditentukan oleh efektivitas serangan balik PSM pada paruh kedua.<\/p>\n<h2>Jalannya Pertandingan<\/h2>\n<p>PSM Makassar yang bermain di hadapan pendukungnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun hingga memasuki akhir babak pertama, kedua tim belum mampu mencetak gol.<\/p>\n<p>Gol pembuka baru tercipta pada menit kedua <em>injury time<\/em> babak pertama atau menit ke-45+2.<\/p>\n<p>Dusan Lagator mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti Bhayangkara FC.<\/p>\n<p>Gol tersebut menjadi gol keduanya bagi PSM Makassar setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Keunggulan 1-0 bagi PSM Makassar bertahan singkat.<\/p>\n<p>Dua menit berselang, pada menit ke-45+4, Bhayangkara FC menyamakan skor melalui Hendri Doumbia.<\/p>\n<p>Striker asal Pantai Gading itu mencetak gol keenamnya sejak bergabung pada pertengahan musim. Skor 1-1 menutup babak pertama.<\/p>\n<p>Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif dan berupaya menekan pertahanan tuan rumah.<\/p>\n<p>Pada menit ke-68, kiper PSM Makassar, Hilmansyah, harus melakukan penyelamatan dari tembakan bebas untuk menjaga skor tetap imbang.<\/p>\n<p>PSM Makassar justru kembali unggul melalui skema serangan balik. Pada menit ke-72, Luka Cumic yang baru masuk sebagai pemain pengganti melakukan aksi individu.<\/p>\n<p>Ia berlari dari setengah lapangan, melewati kawalan Sho Yamamoto, sebelum melepaskan sepakan mendatar yang mengecoh kiper Aqil Savik.<\/p>\n<p>Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan PSM Makassar.<\/p>\n<p>Setelah tertinggal, Bhayangkara FC terus berupaya mengepung pertahanan tuan rumah hingga akhir laga.<\/p>\n<p>Namun skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini juga menjadi kekalahan pertama pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, dari sembilan pertemuan melawan PSM Makassar.<\/p>\n<h2>Dampak di Klasemen Super League<\/h2>\n<p>Tambahan tiga poin membuat PSM Makassar mengemas 34 poin dari 31 laga di Super League musim 2025-2026.<\/p>\n<p>Ananda Raehan dan rekan-rekannya kini unggul tujuh poin atas Persis Solo yang menghuni zona merah dengan 27 poin.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Bhayangkara FC tetap berada di posisi ketujuh dengan 47 poin.<\/p>\n<p>The Guardian gagal menggeser Dewa United di papan atas klasemen setelah pesaingnya tersebut meraih kemenangan pada pekan yang sama.<\/p>\n<h2>Susunan Pemain<\/h2>\n<p><strong>PSM Makassar (4-3-3):<\/strong> Hilmansyah; Aloisio Soares Neto, Dusan Lagator, Victor Luiz, Mufli Hidayat; Ananda Raehan, Resky Fandi (Akbar Tanjung 70&#8242;), Savio Roberto (Rasyid Bakri 82&#8242;); Sheriddin Boboev (Victor Dethan 62&#8242;), Rizky Eka (Achmat Fahrul Aditia 82&#8242;), Alex Tanque (Luka Cumic 62&#8242;).<\/p>\n<p><strong>Pelatih:<\/strong> Ahmad Amiruddin.<\/p>\n<p><strong>Bhayangkara FC (3-4-3):<\/strong> Aqil Savik; Moises Gaucho (Ilija Spasojevic 77&#8242;), Slavia Damjanovic, Nehar Sadiki; Firza Andika (Ryan Kurnia 90&#8242;), Sani Rizki Fauzi (Putu Gede 57&#8242;), Sho Yamamoto, T.M Ichsan (Wahyu Subo Seto 46&#8242;); Ginanjar Wahyu (Dendy Sulistyawan 46&#8242;), Hendri Doumbia, Privat Mbarga.<\/p>\n<p><strong>Pelatih:<\/strong> Paul Munster.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PSM Makassar menang 2-1 atas Bhayangkara FC pada pekan ke-31 Super League 2025\/2026. Gol Luka Cumic memastikan kemenangan.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":9756,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[174,16],"tags":[423,107,108],"class_list":["post-9750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-indonesia","category-sepakbola","tag-bhayangkara-fc","tag-psm-makassar","tag-super-league"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9750"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9757,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9750\/revisions\/9757"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}